Harga Ikan Di Pasar Tual Melonjak Naik

Tual, Maluku Post.com - Masyarakat kota Tual resah dengan kenaikan harga ikan di pasar Tual beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga ikan ini dipengaruhi kondisi alam di wilayah Kei yang diliputi angin, ombak dan diikuti sejumlah curah hujan mengakibatkan para nelayan urung niatnya untuk melaut. Berdasarkan pantauan di Pasar Ikan Tual, Senin (8/8), untuk harga ikan momar, puri dan tembang dari Rp20.000 per tumpuk naik menjadi Rp30.000 per tumpuk, ikan komu kecil 4 ekor Rp30.000, ikan kawalinya segar 7 ekor Rp50.000, ikan samandar 5 ekor Rp40.000, cumi kecil Rp40.000 per tumpuk, ikan garopa sedang Rp100.000 per ekor, ikan lalosi 7 ekor Rp50.000, harga udang kecil sebelumnya Rp30.000 per tumpuk naik menjadi Rp45.000 per tumpuk Kenaikan harga ikan di pasar ikan Tual ini dikeluhkan banyak pembeli, salah satu pembeli, Ibu Ani Tamher mengatakan harga ikan berkisar Rp30.000 sampai dengan Rp100.000. “Waduh, harga ikan di pasar tual ini yang paling murah adalah Rp30.000, dan bahkan ada ikan yang harga Rp50.000 – Rp100.000,” kesalnya. Lain halnya, Mohammad Rasyid (34), yang mengatakan beberapa hari lalu harga ikan Rp20.000 namun hari ini naik sampai Rp30.000. “Hari jumat kemarin, saya beli ikan momar kecil Rp20.000 per tumpuk, hari ini sudah naik menjadi Rp30.000 per tumpuk, harga ikan ini sudah paling mahal, padahal ikan momar, puri dan tembang inilah yang biasa dikonsumsi masyarakat tiap hari, tapi kini sudah mahal sekali,” keluhnya. Dari berbagai ikan yang dijual di pasar ikan Tual ini, konsumen paling banyak membeli ikan tembang, momar dan ikan puri, walaupun harganya mencapai Rp30.000 per tumpuk Harga dan Kentang Masih Mahal Sementara itu sejumlah barang kebutuhan pokok di pasar Tual seperti bawang merah, bawang putih, kentang dan telur juga mengalami kenaikan harga yang signifikan. Berdasarkan pantauan di sejumlah pedagang di pasar Tual, Harga bawang merah Rp65.000/kg, bawang putih Rp50.000/kg, Telur Rp45.000/rak sampai Rp50.000/rak, sedangkan harga kentang Rp. 40.000/kg. Bahkan harga telur pada beberapa kios di pasar tual mencapai harga Rp. 65.000/rak. Kenaikan harga beberapa barang kebutuhan pokok seperti telur ini juga dikeluhkan beberapa pedagang, karena diduga para agen penyalur melakukan penimbunan atau penyimpanan terhadap telur ini. Selain itu juga, ada indikasi pula para agen memainkan harga secara sepihak, karena beberapa hari kemarin terjadi kelangkaan kebutuhan akan telur. (MP-15)

Tual, Maluku Post.com – Masyarakat kota Tual resah dengan kenaikan harga ikan di pasar Tual beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga ikan ini dipengaruhi kondisi alam di wilayah Kei yang diliputi angin, ombak dan diikuti sejumlah curah hujan mengakibatkan para nelayan urung niatnya untuk melaut.

Berdasarkan pantauan di Pasar Ikan Tual, Senin (8/8), untuk harga ikan momar, puri dan tembang dari Rp20.000 per tumpuk naik menjadi Rp30.000 per tumpuk, ikan komu kecil 4 ekor Rp30.000, ikan kawalinya segar 7 ekor Rp50.000, ikan samandar 5 ekor Rp40.000, cumi kecil Rp40.000 per tumpuk, ikan garopa sedang Rp100.000 per ekor, ikan lalosi 7 ekor Rp50.000, harga udang kecil sebelumnya Rp30.000 per tumpuk naik menjadi Rp45.000 per tumpuk

Kenaikan harga ikan di pasar ikan Tual ini dikeluhkan banyak pembeli, salah satu pembeli, Ibu Ani Tamher mengatakan harga ikan berkisar Rp30.000 sampai dengan Rp100.000.

“Waduh, harga ikan di pasar tual ini yang paling murah adalah Rp30.000, dan bahkan ada ikan yang harga Rp50.000 – Rp100.000,” kesalnya.

Lain halnya, Mohammad Rasyid (34), yang mengatakan beberapa hari lalu harga ikan Rp20.000 namun hari ini naik sampai Rp30.000.

“Hari jumat kemarin, saya beli ikan momar kecil Rp20.000 per tumpuk, hari ini sudah naik menjadi Rp30.000 per tumpuk, harga ikan ini sudah paling mahal, padahal ikan momar, puri dan tembang inilah yang biasa dikonsumsi masyarakat tiap hari, tapi kini sudah mahal sekali,” keluhnya.

Dari berbagai ikan yang dijual di pasar ikan Tual ini, konsumen paling banyak membeli ikan tembang, momar dan ikan puri, walaupun harganya mencapai Rp30.000 per tumpuk

Harga dan Kentang Masih Mahal 

Sementara itu sejumlah barang kebutuhan pokok di pasar Tual seperti bawang merah, bawang putih, kentang dan telur juga mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pedagang di pasar Tual, Harga bawang merah Rp65.000/kg, bawang putih Rp50.000/kg, Telur Rp45.000/rak sampai Rp50.000/rak, sedangkan harga kentang Rp. 40.000/kg. Bahkan harga telur pada beberapa kios di pasar tual mencapai harga Rp. 65.000/rak.

Kenaikan harga beberapa barang kebutuhan pokok seperti telur ini juga dikeluhkan beberapa pedagang, karena diduga para agen penyalur melakukan penimbunan atau penyimpanan terhadap telur ini.

Selain itu juga, ada indikasi pula para agen memainkan harga secara sepihak, karena beberapa hari kemarin terjadi kelangkaan kebutuhan akan telur. (MP-15)

Pos terkait