Saimima: Akan Dirangkaikan Dengan Peringatan Hari Pattimura
Ambon, Malukupost.com – Mulai dari tanggal 9 – 13 Mei 2018 mendatang, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku akan menyelenggarakan Festival Musik Jalur Rempah Tahun 2018 yang akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Pattimura.
“Festival musik jalur rempah akan melewati beberapa lokasi di Pulau Ambon dan Saparua, Maluku Tengah dan akan dikombinasikan dengan peringatan Hari Pattimura pada 14-15 Mei,”ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Maluku, Habiba Saimima, di Ambon, Senin (30/4).
Menurut Saimima, festival musik jalur rempah akan diawali dengan workshop untuk melatih dan menyatukan persepsi guide di Ambon (Maluku) tentang sejarah yang akan dilangsungkan di Benteng amsterdam, Hila, Kecamatan leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.
“Jadi ada sekitar 150 orang guide yang akan ikuti. Dalam workshop itu bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang sejarah agar tidak berbeda saat menyampaikan kepada wisatawan. Pesertanya ada dari mahasiswa, masyarakat umum yang mau berprofesi sebagai guide kita akan latih mereka,”ungkapnya.
Diungkapkan Saimima, tanggal 11 Mei akan dilangsungkan Fun Run dari Wanat sampai di Hitu Mesing, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Dan di hitu mesing dilakukan acara pembukaan yang dihadiri kemenpar.
“Kenapa di Hitu? karena di Hitu adalah yang pertama rempah-rempah datang dari Ternate ke Pulau Ambon dan di Hitulah tempat singgah pertama. Jadi kita bikin di Hitu,”katanya.
“Di Hitu juga, nantinya akan dilangsungkan berbagai atraksi serta pameran kuliner yang ada spicenya (rempahnya). Untuk pameran kuliner, kita berikan intensif untuk beberapa kelompok di seputaran kecamatan Leihitu untuk siapkan,”katanya lagi.
Saimima katakan, dari Hitu akan berpindah ke Liang dengan melewati lokasi-lokasi wisata sepanjang jalan ke Liang seperti Morela. Di Pantai Liang, nantinya akan dilanjutkan dengan gekaran Open Swimming Dwiathlon yang akan diikuti atlit-atlit nasional yang bakal mengkikuti ajang asean games Jakarta-Palembang.
“Berenang 1.200 meter lalu sampai di darat lari dalam kompleks Pantai Hunimua, ada atraksi dan dihibur dengan musik etnik seperti ukulele dari Amahusu, hadrat oleh masyarakat setempat,”bebernya.
Saimima menambahkan, tanggal 12 Mei nanti, Festival Musik Jalur Rempah Tahun 2018 dilanjutkan di Saparua, Maluku Tengah. Dari Desa Ou sampai Siri-Sori Islam akan dilakukan penanaman pohon cengkeh dan dilanjutkan kegiatan lari sampai Lapangan Saparua, Benteng Duurstede.
“Di halaman benteng ada juga pameran kuliner yang ada spicenya. Tanggal 13 Mei, Maluku Tengah yang mengisi dengan lomba perahu semang di Saparua pukul 15,00 wit dan malam harinya ada atraksi musik di dalam Benteng Duurstede. Sesudah itu rentetan acara hari Pattimura,”tandasnya.
Dijelaskan Saimima, pelaksanaan Festival Musik Jalur Rempah Tahun 2018 untuk memperkenalkan kalau dulu Maluku pernah jaya karena jalur rempah. Dan pihaknya menargetkan akan menarik minat wisatawan berkunjung ke Maluku
“Tadinya mau dilaksanakan sampai di Banda, tapi belum bisa, tapi Insya Allah tahun depan bisa sampai ke sana,”pungkasnya. (MP-7)



