Ambon, Malukupost.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku menyatakan, masyarakat menginginkan terpilihnya Gubernur yang baru saat Pilkada pada 27 Juni 2018 agar bisa mengatasi tingginya angka kemiskinan dan pengangguran.
“Kami berdasarkan kampanye di 11 kabupaten/kota sejak 15 Februari 2018 hingga saat ini menyerap aspirasi masyarakat menginginkan adanya perubahan pemimpin Maluku agar bisa memutuskan berbagai program mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran yang relatif tinggi,” kata Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis, di Ambon, Rabu (16/5).
Apalagi, Maluku saat ini tercatat sebagai provinsi termiskin nomor keempat di Indonesia yang sebenarnya memiliki aneka potensi sumber daya alam (SDA) bernilai ekonomis, baik pangsa pasar nasional maupun ekspor.
DPW PKB Maluku yang mengusung pasangan calon Gubernur dan Wagub Maluku, Murad Ismael – Barnabas Orno dengan jargon “BAILEO” berdasarkan evaluasi kampanye maupun hasil survei Jaringan Survei Nusantara (JSN) ternyata berpeluang menjadi pemimpin Maluku yang baru.
Dia merujuk hasil survei JSN pada 1 – 7 Mei 2018, menunjukkan elaktibilitas pasangan calon “BAILEO” tercatat sebesar 24,30 pesen, selanjutnya Said Assagaff – Anderias Rentanubun (SANTUN) dengan 22,70 persen dan pasangan Herman Koedoeboen – Abdullah Vanath (HEBAT) meraih 21,60 persen.
Karena itu, DPW PKB Maluku bersama partai politik (Parpol) pengusung lainnya yakni PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Hanura, PKPI, PPP dan PAN dengan keterwakilan 27 dari 45 legislator Maluku telah memutuskan strategi pemenangan dengan mengintensifkan kinerja dari masing – masing kader maupun simpatisan untuk meyakinkan masyarakat agar bisa memenangkan pasangan calon “BAILEO”.
Tim sukses (Timsus) pasangan “Baileo” menyikapi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Maluku sebanyak 1.149.990 pemilih terdiri dari laki-laki 566.266 orang dan perempuan 583.724 orang, tersebar di 1.231 desa/kelurahan, 118 kecamatan pada 11 kabupaten/kota dengan 3.358 TPS.
Disinggung kerja DPW PKB Maluku, dia menjelaskan, mengoptimalkan peranan dari 20 legislator hasil Pileg 2014 yang tersebar di 11 kabupaten/kota didukung simpatisan telah bekerja keras setelah DPP PKB memutuskan memberikan rekomendasi kepada pasangan calon “BAILEO”.
Rekomendasi ditandatangani Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar dan Sekjen H Abdul Kadir Karding dengan No. 24794/DPP-03/VI/A.1/XI/2017, tertanggal 15 November 2017 sehingga wajib bekerja keras untuk memenangkan pasangan calon “BAILEO”.
“Saya telah menginstruksikan jajaran partai, baik DPC, DPAC hingga ranting – ranting di 11 kabupaten/kota agar mengamankan SK DPP PKB,” tandas Basri. (MP-5)



