Ambon, Malukupost.com – Pelaksana Tugas Gubernur Maluku Zeth Sahuburua mengimbau para distributor, pedagang, dan pengecer sembako jangan berspekulasi supaya kenaikan harga-harga masih akan bisa berkategori wajar pada bulan puasa menjelang Lebaran ini.
Spekulasi akan berakibat harga-harga naik secara tidak wajar dan memberatkan masyarakat, khususnya yang berlebaran, ujar Zeth saat membuka pasar murah yang digelar Disperindag Maluku, di Ambon, Jumat (8/6).
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan staf ahli Gubernur Bidang Kemasayarakatan dan SDM Halim Daties, Gubernur membenarkan dalam beberapa hari terakhir terjadi kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok seperti telur, cabai, bawang merah dan ayam potong.
Mamun, menurutnya, kenaikkan harga beberapa kebutuhan pokok ini di kota Ambon maupun beberapa daerah lain di Maluku masih dalam batas kewajaran hal ini wajar karena di daerah lain di tanah air juga mengalami hal yang sama, terutama jelang hari besar keagamaan,” ujarnya.
“Karena itu Pemprov Maluku melalui Disperindag mengelar pasar murah atau bazar jelang Idul Fitri agar masyarakat khususnya warga Muslim dapat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.
Pasar murah tersebut juga dimaksudkan untuk membangun interaksi sosial yang harmonis dalam menjalin kebersamaan dan sepenanggungan antarwarga.
Gubernur juga menjamin ketersediaan kebutuhan pokok di berbagai kabupaten-kota di Maluku hingga berakhirnya perayaan Lebaran 2018.
“Disperindag Maluku juga telah membangun jaringan kerjasama dan koordinasi dengan sejumlah distributor di beberapa kota besar seperti Surabaya, Makasar dan Manado sebagai pusat-pusat akumulasi distribusi kebutuhan pokok di kawasan Timur Indonesia, guna memperlancar arus pasokan barang ke Provinsi Maluku sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan cemas,” tandasnya.
Bersamaan dengan pasar murah yang digelar di halaman kantor Disperindag Maluku, Pemprov Maluku juga melaksanakannya secara mobile di dua kecamatan yakni Salahutu dan Leihitu, Pulau Ambon, kabupaten Maluku Tengah pada 8-11 Juni 2018.
Kadis Perindag Maluku, Elvis Pattiselano mengatakan, pasar murah tersebut digelar untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat membeli kebutuhan pokok dengan harga murah secara langsung dari pihak distributor dan dikhususkan kepada warga Muslim yang akan merayakan Idul Fitri.
Pasar murah bergerak juga dilakukan di Kecamatan Salahutu yang sasarannya adalah DesaTial, Tengah-Tengah, Tulehu dan Liang, sedangkan di Kecamatan Leihitu yakni Hila, Mamala dan Morela.
Elvis menambahkan, pada pasar murah tersebut dijual delapan komoditas utama yang paling dibutuhkan masyarakat yakni telur, gula pasir, terigu, minyak goreng, susu kental manis, mentega, mie instan, beras disamping beberapa kebutuhan pokok lain.
Pasar murah tersebut melibatkan 10 distributor di Kota Ambon diantaranya Usaha Dagang (UD) Gema Rejeki, Hypermart Ambon City Center (ACC), CV Makmur Abadi, Filma Bandil, UD Bahagia, dan Bulog Divre Maluku-Malut. (MP-5)



