Ambon, Malukupost.com – PT Pos Indonesia Cabang Ambon tidak libur jelang perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah dengan tetap memberikan pelayanan pengiriman paket maupun surat.
“Jelang lebaran layanan di kantor pos pemeriksa dan cabang di seluruh kabupaten kota di Maluku tidak libur saat cuti bersama, tetapi tetap melayani masyarakat yang membutuhkan jasa pengiriman surat, dokumen, paket maupun uang,” kata Wakil Kepala Kantor Pos Ambon, Salahudub Anwar, Rabu (13/6).
Ia mengatakan, layanan kantor pos dibuka seperti biasa saat cuti bersama lebaran 11 -13 Juni pada pukul 09.00 – 13.00 WIT.
“Saat cuti bersama leebaran kami menunda permohnana cuti karyawan, karena membutuhkan tenagan yang cukup untuk berikana pelayanan loket, antaran, dan proses distribusi. Selanjutnya di tanggal 14- 17 Juni cuti hari raya dan layanan kembali normal pada 18 Juni 2018, ” katanya.
Salahudin menyatakan, pihaknya berupaya agar seluruh paket kiriman diantarkan ke masyarakat, sedangkan paket yang akan dikirim ke cabang lainnya di kabupaten dan kota di Maluku akan disesuaikan transportasi ke tujuan.
“Kami berupaya agar seluruh kiriman dapat didistribusi ke pelanggan di kota Ambon sebelum hari raya dan untuk kabupatn/kota lain dilakukan proses lanjutan disesuaikan transportasi ke cabang ,” ujarnya.
Ia mengakui, petugas pengantaran paket terhitung mulai awal Juni menambah waktu kerja dari awal hanya pagi hingga sore, tetapi waktu pengantaran bertambah satu hari tiga kali.
Pihaknya memaksimalkan proses pengantaran tiga kali sehari dengan tujuan agar kiriman yang masuk di hari yang sama terdistribusi ke tujuan.
“Distribusi kiriman dilakukan agar kiriman yang diterima tidak tertumpuk, terutama paket belanja online, hal ini tidak hanya berlaku untuk kota Ambon tetapi seluruh kabupaten kota di Maluku,” tandasnya.
Distribusi kiriman ke kabupaten dan kota lainnya menggunakan jalur laut khususnya wilayah Maluku Tenggara Barat (MTB), Maluku Barat Daya (MBD), Maluku Tenggara menggunakan Pelni dan kapal cepat.
Sedangkan untuk wilayah Papua wilayah Indonesia bagian barat juga menggunakan kapal Pelni. Untuk jalur udara proses distrubusi kiriman reguler juga melayani pengiriman kargo ikan tuna loin untuk tujuan jakarta dan Denpasar.
“Untuk jalur distrubusi kabupaten Buru, Seram Bagian Barat (SBB) dan Seram Bagian Timur (SBB)mengunakan kapal fery. Sedangkan pulau Banda menggunakan kapal pelni dan pesawat untuk, pulau Geser (SBT) gunakan kapal rakyat,” tandas Salahudin. (MP-4)



