AMBON, MakukuPost.com – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti Asrama Haji Waiheru, Ambon, Kamis (7/5/2026), saat ratusan calon jamaah haji asal Maluku bersiap diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Di tengah prosesi pelepasan itu, perhatian jamaah tertuju pada sosok Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang tampak menundukkan badan sambil menyapa satu per satu jamaah dengan penuh kehangatan.
Sikap rendah hati tersebut menjadi pemandangan yang menyentuh. Bukan sekadar gestur seorang kepala daerah, tetapi simbol kedekatan pemimpin dengan masyarakatnya yang hendak menjalankan rukun Islam kelima.
Dengan wajah teduh dan sapaan hangat, Gubernur terlihat memberi semangat kepada para jamaah, khususnya para orang tua yang tampak haru menjelang keberangkatan ke Makkah. Momen itu menghadirkan suasana emosional di tengah keluarga jamaah dan para pendamping yang ikut melepas keberangkatan.
Di tengah perhatian pemerintah terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, sikap humanis Gubernur menjadi energi moral tersendiri bagi jamaah. Kehadirannya memberi kesan bahwa pemerintah daerah tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga secara emosional dan spiritual.
Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu selama berada di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah.
“Hari ini adalah hari yang penuh berkah dan kebahagiaan. Saudara-saudara sekalian telah dipilih oleh Allah SWT untuk memenuhi panggilan ke Baitullah. Ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang akan membawa perubahan besar dalam hidup setiap jamaah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jamaah agar menjaga pola makan, menjaga silaturahmi, serta lebih mengutamakan ibadah wajib dibanding aktivitas lain yang dapat menguras tenaga.
“Gunakan waktu selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah, berzikir, berdoa, bersedekah dan bertawakal kepada Allah SWT agar memperoleh haji yang mabrur,” katanya.
Selain itu, Gubernur meminta seluruh jamaah menjaga nama baik Maluku dan Indonesia selama berada di Arab Saudi serta menghindari tindakan yang melanggar aturan.
“Ibadah haji bukan hanya tentang menjalankan rukun dan amalannya, tetapi juga membangun persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah dengan sesama jamaah dari seluruh dunia,” tambahnya.
Sementara itu, seluruh dokumen perjalanan jamaah seperti paspor, visa, kartu identitas dan gelang jamaah telah disiapkan. Para jamaah kini tinggal menunggu hasil pemeriksaan akhir dari Balai Karantina Kesehatan terkait kelayakan terbang.
Tahun ini, total 587 calon jamaah haji (CJH) asal Maluku terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 24 dan Kloter 26.
Kloter 24 terdiri dari 393 CJH yang diberangkatkan menggunakan tiga penerbangan Garuda Indonesia pada 8 Mei 2026 dini hari. Flight pertama dijadwalkan berangkat pukul 01.50 WIT menuju Makassar dan tiba pukul 02.44 WITA. Flight kedua berangkat pukul 02.05 WIT dan tiba pukul 02.55 WITA, sedangkan flight ketiga berangkat pukul 02.20 WIT dan tiba pukul 03.10 WITA.
Setelah seluruh jamaah tiba di Makassar, mereka selanjutnya diterbangkan menuju Jeddah menggunakan maskapai Garuda Indonesia pada pukul 09.10 WITA dan diperkirakan tiba di Arab Saudi pukul 17.55 waktu setempat.
Sementara itu, Kloter 26 terdiri dari 191 CJH dan tiga petugas haji. Mereka diberangkatkan dari Bandara Pattimura Ambon menggunakan dua penerbangan Garuda Indonesia pada 9 Mei 2026. Flight pertama berangkat pukul 14.10 WIT dan tiba pukul 15.00 WITA, sedangkan flight kedua berangkat pukul 14.25 WIT dan tiba pukul 15.15 WITA.
Selanjutnya, jamaah Kloter 26 diterbangkan menuju Jeddah pada pukul 21.15 WITA dan diperkirakan tiba di Arab Saudi pukul 06.00 waktu setempat.
Untuk jadwal kepulangan, Kloter 24 dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 18 Juni 2026, sedangkan Kloter 26 dijadwalkan tiba kembali pada 22 Juni 2026.
Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah asal Maluku diberikan kesehatan, kekuatan serta kemudahan selama menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air.
“Semoga seluruh jamaah haji Maluku diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan sejak berangkat hingga kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.


