Langgur, Malukupost.com – Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius yang terletak Ohoi (desa) Disuk, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), diresmikan dan diberkati oleh Uskup Diosis Amboina, Yang Mulia Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC, dalam Perayaan Ekaristi Kudus di desa setempat, Selasa (12/6).
Uskup Mandagi dalam khotbahnya mengatakan, gedung gereja adalah rumah Allah, tempat kediaman Allah secara istimewa. Untuk itu, gedung gereja ini harus harus dijaga agar tetap kudus dan suci.
“Gedung gereja adalah rumah Allah, tempat kediaman Allah secara istimewa, dan dalam gedung gereja, orang datang untuk berjumpa dengan Allah,” ujarnya.
Menurut Mandagi, gedung gereja ini adalah tempat kediaman Allah maka gedung gereja harus dijaga agar tetap kudus, menjaga keheningannya, bersih, tertib baik di dalam maupun di luar karena Allah yang kudus dan suci tinggal di tempat ini.
“Gedung gereja juga menunjukkan arti dari gereja yang sebenarnya yakni umat Allah yang percaya kepada Yesus, gedung gereja juga adalah simbol dari gereja sejati,” ungkapnya.
Dijelaskan Mandagi, gereja sejati adalah kumpulan umat yang percaya kepada Allah seperti halnya dalam bacaan Kitab Suci tentang Umat Perdana di Yerusalem, dimana mereka menjadi contoh gereja sebenarnya.
“Kita ini adalah gereja yang disimbolkan oleh gedung, kita ini orang percaya kepada Yesus. Yesus memanggil kita semua menjadi pengikut-pengikut-Nya melalui sakramen permandian,” katanya.
“Selain itu, gedung gereja juga menuju kepada umat yang percaya, umat yang kokoh dan kuat karena adanya Roh Kudus. gedung bisa saja hancur, namun kita yang dilambangkan dengan gedung gereja tidak akan pernah bisa hancur, karena yang memimpin dan menguasai gereja adalah Roh Kudus,” katanya lagi.
Diungkapkan Mandagi, Roh Kudus harus dijadikan sebagai optimisme dan kekuatan yang dahsyat bagi kita semua dalam hidup sekaligus menjadi sumber sukacita dan kegembiraan.
“Kita harus taat kepada Roh Kudus yang hadir melalui para pemimpin Gereja, dan kita harus sehati dan seperasaan dalam membangun gereja yang kuat,” tandasnya.
Mandagi berharap, melalui gedung gereja tersebut, umat Katolik semakin menjadi orang Katolik yang baik untuk semua, baik Uskup, Imam, para biarawan dan biarawati dan kaum awam.
“Supaya gedung gereja yang ada di Keuskupan Amboina ini, sungguh menunjukkan bahwa benar umat Katolik Keuskupan Amboina adalah umat Katolik yang sejati,”pungkasnya.
Berdasarkan pantauan malukupost.com, pada peresmian dan pemberkatan gedung gereja tersebut, dilakukan juga penandatanganan Prasasti yang dilakukan oleh Uskup Diosis Amboina dan Penjabat Bupati Malra, Semy Risambessy atas nama Pemerintah Kabupaten Malra. (MP-11)




