Sekda Maluku Akui Proses Pengadaan Barang/Jasa Dengan DAK Fisik Dihentikan

  • Whatsapp
Sekda Provinsi Maluku, Kasrul Selang
Sekda Provinsi Maluku, Kasrul Selang

Ambon, Malukupost.com – Sejak tanggal 27 Maret 2020 seluruh proses pengadaan barang/jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dihentikan, kecuali pendidikan dan kesehatan. Hal itu berdasarkan surat Mentri Keuangan, Sri Mulyani Idrawati, nomor S-247/MK.07/2020 yang ditunjukan kepada Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia sehubungan dengan mewabahnya corona virus disease (Covid-19), yang saat ini membutuhkan beberapa aksi cepat yang dingunakan untuk pencegahan dan penanggulangannya.

Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang yang dikonfirmasi terkait hal ini, mengungkapkan sudah menindaklanjuti instruksi tersebut.

“Jadi kita ikuti semua instruksinya,”ujar Selang dikonfirmasi di Ambon, minggu (29/03).

kasrul katakan, pihaknya telah menyurati Menteri Keuangan agar beberapa proyek strategis tetap dilaksanakan seperti jalan dan jembatan.

“Ada beberapa proyek kita menyurat karena sangat strategis yang menggunakan DAK untuk tetap dilaksanakan, misalnya ada ruas jalan jembatan yang kemarin putus akibat Gempa, agar tetap bisa dilaksanakan,”tuturnya.

Menurut Kasrul, jika proyek ini dihentikan maka akses transportasi tidak bisa berjalan normal.

“Jadi kalau stop, kalau ada apa-apa tentang virus ini diseputaran wilayah yang terhubungan dengan akses ini, tidak bisa tertangani dengan baik. Makanya kita usulkan agar proyek tersebut tetap dilaksanakan,”pungkasnya.

Pos terkait