Makatita: Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Selaru Sudah Maksimal

Penyemprotan disinfektan oleh Satgas Penanganan Covid -19 Desa Namtabung, Kecamatan Selaru

Saumlaki, Malukupost.com – Ketua Tim Satuan Tugas (satgas) penanganan dan pencegahan Covid-19 kecamatan Selaru, kabupaten Kepulauan Tanimbar, Arthur Makatita menyatakan upaya penanganan Covid-19 di Adaut, ibu kota kecamatan Selaru dan desa- desa di wilayah kecamatan tersebut sudah maksimal.

Bakti dalam rangka Pembersihan bahu Jalan dan Jalan yang tertutupi ilalang rute Kandar-Namtabung oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Selaru bersama Masyarakat Desa Kandar & Namtabung

“Setelah terbentuknya tim gugus tugas pencehgahan dan penanganan Covid-19 di Kecamatan Selaru, tim satgas sudah melakukan penyemprotan disinfektan pada instansi pelayanan publik seperti Bank, Gereja dan perkantoran,” ujarnya usai melaksanakan kegiatan penyehatan lingkungan dan pembersihan bahu jalan di desa Kandar dan desa Namtabung antara pemerintah kecamatan Selaru dan pemerintah desa serta masyarakat, Rabu (15/4/2020).

Makatita katakan, selain penyemprotan, tim satgas juga melakukan sosialisasi penanganan, pencegahan Covid-19 pada setiap desa di kecamatan Selaru pada awal Maret kemarin. Dan sesuai rencana, tim satgas akan turun ke setiap tnyafar (pemukiman penduduk di kebun-kebun-red) untuk melakukan sosialisasi dan penyemprotan cairan disinfektan.

“Setiap desa pada kecamatan Selaru telah dibentuk posko penanganan dan pencegahan Covid-19, sedangkan pusat posko penanganan kecamatan bertempat di lokasi pelabuhan desa Adaut,” ungkapnya.

Dijelaskan Makatita dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19, tim satgas kecamatan Selaru rutin melakukan patroli gabungan guna memantau setiap tempat umum.

“Itu dilakukan agar masyarakat selalu tetap di rumah dan tidak berkerumunan sesuai instruksi pemerintah,” tandasnya.

Makatita menambahkan, ada 3 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di kecamatan Selaru dan sudah menjalani masa karantina mandiri selama 14 hari.

“Sedangkan orang tanpa gejala (OTG) ada 15 orang yakni yang datang dari luar kabupaten,” bebernya.

Pos terkait