Masuk Zona Merah Covid-19, Kota Ambon Diusulkan Berlakukan PSBB

  • Whatsapp
Ketua Pelaksana Harian Penanganan Pencegahan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang

Ambon, MalukuPost.com – Ketua Pelaksana Pencegahan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang menyatakan Kota Ambon masuk zona merah pendemi Covid-19 sehingga sesuai peraturan menteri kesehatan termasuk dalam 282 Kabupatem/Kota yang ditetapkan sesuai zonasi.

“Di Maluku, Kota Ambon telah ditetapkan masuk zona merah Covid-19, sedangkan Buru, Bursel, Malteng, SBB zona kuning, sementara sisanya zona hijau, seperti SBT, MBD, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Aru, Tual dan Malra,” ujarnya di Ambon, Senin (27/4).

Kasrul katakan, artinya transportasi dari zona kuning ke kuning masih bisa misalnya dari Namrole ke Namlea masih bisa, Langgur ke Dobo masih bisa, tetapi Ambon kesana sudah tidak bisa, baik mau masuk ambon tidak bisa. Kecuali perlakuan khusus.

“Kalau penerbangan udara boleh, tapi atas izin direktorat jenderal perhubungan udara. Kalau darat masih bisa tetapi dengan protokol tertentu baik itu juga angkutan penyebrangan dan pelayaran,”tandasnya.

Dijelaskan Kasrul, pihaknya telah mengusukan agar Ambon diusulkan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini sesuai koordinasi antara Pemerintah Kota Ambon, dihadiri Wali kota, Richard Loehenapessy bersama Pemerintah Provinsi Maluku, di lantai II kantor Gubernur, senin (27/04).

“Dalam rapat tersebut ada empat hal yang dibahas, yaitu epidemologinya, kesiapan dari kebutuhan dasar masyarakat, kesiapan keuangan, dan operasional. Minimal empat itu yang akan dibahas dengan pemkot dan mengusulkan ke Pempus,”ungkapnya.

Kasrul juga memastikan, dalam minggu usulan PSBB sudah disampaikan ke Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Pos terkait