Gubernur Maluku Minta Masyarakat Laporkan Bila Ada RS Punggut Biaya Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
Gubernur Maluku, Murad Ismail
Gubernur Maluku, Murad Ismail

MalukuPost.com, Ambon – Gubernur Maluku Murad Ismail meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika ada Rumah Sakit (RS) yang memunggut biaya dalam penanganan Covid-1.

Sebelumnya masih ada salah satu RS di Ambon yang masih memunggut biaya Rapid Test (RdT) bagi pasien yang menjalani perawatan di RS tersebut.

“Pokoknya Covid-19 tidak punggut biaya, ada yang minta duit (uang) beri tahu saya,”tandasnya di Ambon, Senin (18/05).

Murad katakan, bagi pasien yang menjalani perawatan dan diharuskan mengikuti Rapid Test, maka biayanya tidak perlu dibayar.

“Rapid Test tidak bayar,”tegasnya.

Diungkapkan Murad, Dirinya telah menyumbang sebanyak 4800 RDT, dan sudah dibagikan ke seluruh RS di 11 kabupaten/kota.

“Saya sudah bagikan Polda 200 unit, Angkatan Udara minta 100 atau 200 unit, pokok kita bagi rata sampai ke kabupaten/kota, termasuk di Ambon,”bebernya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian penanganan pencegahan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang membenarkan pernyataan Gubernur Maluku Murad Ismail bahwa untuk pasien yang dirawat dan RDT tidak ada yang bayar.

Pos terkait