Mahasiswa Asal SBB Curhat Ke Hatta Hehanusa Di DPRD Maluku

MalukuPost.com, Ambon – Sebagian Mahasiswa asal Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengadu nasib dan mencari solusi ke Anggota DPRD Maluku daerah pemilihan SBB, Hatta Hehanusa karena belum menerima bantuan dari pemerintah kabupaten.

“Maksud kita bertemu dengan DPRD Maluku dapil SBB di Ambon ini agar bisa melihat nasib kita. Kita yang tinggal di kos- kosan sampai saat ini belum menerima sembako,” ujarnya Muhamad Aswin salah satu mahasiswa usai peretmuan di DPRD Maluku, Ambon, Kamis, (14/5/).

Muhammad Aswin katakan, dirinya dan puluhan teman lainya sudah berusaha agar mau pulang kampung hanya akses transportasi yang sulit karena ditutup oleh pemerintah.

” Jika tidak bisa pulang kampung pemerintah berkewajiban melihat nasib masyarakat ini , paling tidak kami diberikan sembako untuk kehidupan sehari hari. Kami melihat tidak ada satupun baik Pemda SBB maupun DPRD punya itikad baik untuk membantu,” katanya.

“Dari itulah kita ingin bertemu dengan anggota DPRD asal SBB ini untuk mencari solusi. Paling tidak ada bantuan,”katanya lagi.

Masyarakat SBB ini berdomisili di beberapa titik di Kota Ambon. Tapi paling banyak tinggal di Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Sementara itu, Anggota DPRD Maluku Dapil SBB yang juga Wakil Ketua Komisi III, Hatta Hehanusa mengatakan apa yang disampaikan warga SBB itu menjadi prihatin semua pihak. selain itu, pemerintah memberikan bantuan ada enam item dan saat ini bantuan pemerintah tersebut telah menjadi polemik di tengah masyarakat.

“Berdasarkan data dari RT yang sudah masuk. Misalnya yang tadinya masuk 10 paket sembako ternyata hanya satu atau dua paket sembako yang masyarakat terima. Ini persoalan, pemerintah memberikan masalah diatas masalah terus,”tandasnya.

Hehanusa menambahkan, dengan masukan dari warga SBB tersebut sudah menjadi atensi untuk dibahas bersama ketua dan anggota komisi III lainya.

“Saya janji, DPRD akan membahas keluhan yang dialami masyarakat Maluku bila terdapat masalah yang sama,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten SBB, Mansur Tuharea dikonfirmasi media ini menyatakan bantuan belum bisa disalurkan untuk masyarakatnya di Ambon karena harus dilakukan koordinasi dengan Bupati SBB.

“Saya bicara dengan pak bupati dulu untuk diputuskan karena ini menyangkut dengan kebijakan daerah. Yang pasti saya akang sampaikan ke bapak bupati,”tandasnya.

Pos terkait