Maluku Termasuk Daerah Percontohan Masyarakat Produktif Dan Aman Covid-19

  • Whatsapp
Gubernur Maluku, Murad Ismail
Gubernur Maluku, Murad Ismail

MalukuPost.com, Ambon – Gubernur Maluku, Murad Ismail menyatakan, Provinsi Maluku termasuk salah satu dari beberapa daerah yang akan dijadikan percontohan tahap pertama untuk perumusan protokol masyarakat produktif dan aman dari Corona virus Disiase (Covid-19).

“Jadi Maluku termasuk daerah yang akan dijadikan percontohan tahap pertama program ini,”ujarnya di Ambon, Kamis (21/05) malam usai melakukan video confrence (vidcon) bersama Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Dijelaskan Murad, menindaklanjutinya pemerintah pusat akan menyusun standar operasional prosedur (SOP) terkait protokol masyarakat produktif dan aman covid-19. Dalam video conference tersebut, ada beberapa hal lain yang menjadi penekan Menko Perekonomian, yaitu virus covid-19 akan berlangsung dalam kurung waktu cukup lama, vaksin sampai sekarang belum ditemukan,

“Hidup manusia harus terus berlanjut, kesehatan maasyatakat harus tetap diprioritaskan dan kehidupan adalah sebuah keniscayaan serta pemerintah akan mengatur agar kehidupan berangsur-angsur berjalan sambil memperhatikan data dan fakta yang terjadi dilapangan,” bebernya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang mengakui sebelum pempus mengambil kebijakan itu, Pemerintah Provinsi Maluku sudah mulai menyusun perencanaan lebih awal, dikarenakan penyelesaian Covid-19 lama, vaksinya belum ditemukan. Walaupun demikian, kehidupan harus berjalan terus, begitu juga ekonomi harus berputar.

“Ini sama kemarin sudah ada usulan waktu kita vidcom kemarin, bebeberapa Bupati antara lain Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Aru sudah bertanya bagaiamana mereka punya kehidupan disana. Kita lagi menyusun pada pemerintah pusat sudah mengarah kesana. Misalnya di Kepulauan Aru, dengan kondisi begitu mungkin rumah ibadah seperti semula (normal) tetapi dengan protokol covid,”katanya.

“Karena tadi dasar pijak Gubernur bahwa kehidupan berjalan terus, lama covid-19 kita belum tahu kapan selesai. Kalaupun berakhir grafiknya tidak langsung selesai sekaligus, tapi menurun secara perlahan,”katanya lagi.

Pos terkait