Forkopimda Provinsi Maluku Tinjau Posko Pengamanan PSBB di Ambon

  • Whatsapp

Gubernur Maluku: Tidak Miliki Identitas Langsung Dipulangkan, Suhu Tubuh Diatas 38°C Diarahkan RDT

Ambon, MalukuPost.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku dipimpin Gubernur, Murad Isamil meninjau pos pengamanan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Kota Ambon dan Maluku Tengah.

Berdasarkan pantauan media ini, sekitar 20-an lokasi dan posko pengamanan yang rencananya ditinjau oleh Gubernur Maluku didampingi Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy, Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal, Danrem 151/Binaiya, Kolonel Czi Arnold Ritiauw, Sekda Maluku, Kasrul Selang, Sekot Ambon, A.G Latuheru, namuan rombongan forkopimda hanya meninjau dua lokasi PSBB yang berada di Desa Passo, Kecamatan Baguala yang berbatasan dengan Kecamatan Salahutu, dan Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, berbatasan dengan kecamatan Leihitu, Maluku Tengah.

Gubernur Maluku Murad Ismail menyatakan apa yang dilihat di pos pengamanan PSBB sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Saya bersama Forkopimda, Walikota dan Bupati Malteng kita sangat bersyukur setelah berkunjung di dua pos ini, kita mendapatkan jawaban, arahan yang betul-betul sesuai dengan apa yang kita harapkan,”ujarnya di Ambon, Rabu (24/6) usai melakukan peninjauan.

Dijelaskan Gubernur Murad, di pos pengamanan Passo ada puluhan orang yang dikembalikan, karena tidak memiliki identitas diri. Bahkan, dari hasil pengukuran suhu tubuh badan, ada banyak orang yang suhu tubuhnya diatas 38 derajat celcius, sehingga langsung diantar ke Puskesmas untuk menjalani Rapid Test (RDT). Sementara untuk pos pengamanan di Hunuth, dari tiga ribu orang yang masuk keluar Ambon – Leihitu, hanya ada dua yang dikembalikan karena tidak mempunyai identitas diri.

“Saya bersama Forkopimda merasa bersyukur bahwa masyarakat Maluku sudah mulai sadar bahwa PSBB sudah sangat baik untuk pencegahan untuk menekan penyebaran Covid-19, jika kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan Covid-19 dilakukan dengan sebaik mungkin, mama ia memastikan tidak ada lagi perpanjangan PSBB,” ungkapnya.

Gubernur Murad berjanji, akan memberikan penghargaan kepada daerah-daerah yang tidak sama sekali terpapar Covid-19.

“Saya sudah tanya Wali Kota Ambon ada beberapa desa yang betul-betul tidak terpapar Covid-19, kita akan memberikam penghargaan kepada daerah-daerah tersebut,” tandasnya.

Gubernur Murad memastikan, pihaknya siap membantu kabupaten lain yang akan memberlakukan PSBB.

“Karena itu yang tahu dan bisa melaksanakam PSBB adalah kepala daerah setempat, saya ini adalah payung buat 11 kabupaten/kota, pokoknya ada kabupaten/kota mana saja yang melaksanakan PSBB kita langsung turun bantu,”pungkasnya.

Pos terkait