Difinubun: “TBM Kampung Pelangi Kota Tual Sebagai Pengembangan Ilmu Pengetahuan”.

  • Whatsapp
Aktifitas Masyarakat Kampung Pelangi di Taman Baca Masyarakat Kelurahan Ketsoblak, Selasa (22/9)

Tual, Malukupost.com – Ketua Rukun Warga (RW) 01, rukun tetangga (RT) 01, Kampung Pelangi Kelurahan Ketsoblak, Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual, Muzni Difinubun menyatakan, peresmian Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kampung Pelangi pada Senin (21/9), Oleh Lurah setempat sebagai pengembangan ilmu pengetahuan masyarakat.

“Sebagai RW, sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah kota tual, melalui Lurah Kelurahan Ketsoblak, Andreas Rafra, dimana telah menggandeng Human Initiative (HI) Kota Tual, dan Pertambangan minyak dan gas bumi negara (Pertamina) dalam program literasi dimana telah membangun TBM di kampung pelangi sebagai pengembangan ilmu pengetahuan masyarakat setempat,“ ujarnya di Tual Selasa (22/9).

Dijelaskannya, TBM mempunyai peran yang begitu penting dalam penyebaran informasi hal ini di karena kan di dalam sebuah TBM terdapat banyak sekali buku dan di setiap bukunya itu memiliki beragam informasi yang sangat berguna bagi pembacanya.

Muzni Difinubun, Ketua Rukun Warga (RW) 01 Rukun Tetangga (RT) 01 Kelurahan Ketsoblak, Kota Tual.

“Karena dianggap sebagai sumber informasi maka Taman Bacaan Masyarakat TBM juga sangat berperan dalam menciptakan masyarakat yang literer, yaitu masyarakat yang melek akan informasi,” katanya.

Difinubun mengharapkan TBM selain sumber informasi, media pendidikan, media rekreasi dan media riset bagi masyarakat diwilayahnya itu, juga merupakan tempat menyimpan, menghimpun koleksi buku, bahan cetakan, serta rekaman lain untuk kepentingan masyarakat umum.

“Hadirnya TBM di kampung pelangi dapat diarahkan kepada banyak tujuan setiap anggota masyarakat punya hak dan kesempatan untuk mencari tambahan ilmu pengetahuan, dan masyarakatkan dapat membudayakan minat baca masyarakat, yang sejauh ini dinilai masih sangat rendah,“ tandasnya.

Difinubun juga menambahkan, TBM juga dapat mendorong dan mendidik segenap lapisan masyarakat dalam rangka pendidikan sepanjang hayat, atau menyadarkan seluruh individu bahwa belajar merupakan kegiatan mendasar yang secara kontinu mesti dilakukan sepanjang hidup.

“Untuk itu sudah menjadi kewajiban kita dalam merawat dan menjaga TBM agar dapat digunakan, bagi seluruh anggota masyarakat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan setinggi-tinggi dan sedalam-dalamnya, sehingga dapat menunjang terciptanya situasi dan kondisi sosial yang sehat, sehingga secara umum akan mendukung pengembangan modal dasar bagi proses pembangunan didaerah ini,” pungkasnya.

 

Pos terkait