Ambon, MalukuPost.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku, Muhammad Marasabessy menyatakan pihaknya memberikan perhatian serius untuk pembangunan jembatan Nalbesi yang menghubungkan Namrole-Leksula, Kabupaten Buru Selatan.
“Dari hasil tinjauan tim dilapangan, pembangunan jembatan Nalbesi membutuhkan biaya cukup banyak. Karena membutuhkan biaya cukup besar maka kita akan menyurati Kementerian PUPR,”ujarnya di Ambon, Selasa (08/09).
Menurut Marasabessy, terkait hal itu, dirinya akan berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku & Maluku Utara. Dan sambil menunggu pembangunan jembatan permanen, pihaknya akan membangun jembatan sementara.
“Kita akan berkoordinasi dengan BPJN, namun tetap hal itu menjadi kewenangan kita yang dibutuhkan saati ini RC atau Ridines Critetia, seperti Master pland, desain, kemudian kesiapan lahan,” katanya.
“Sebenarnya cukup banyak, siapa saja bisa bangun, misalnya dibangun oleh Balai siap, yang penting sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan,”katanya menambahkan.
Marasabessy menambahkan, pihaknya menargetkan pembangunan jembatan Nalbesy akan mulai dibangun tahun ini atau di 2021.
“Jadi bukan hanya pembangunan Nalbesi saja, tetap beberapa jembatan lainnya, seperti di kabupaten SBB, bahkan ada yang memiliki jembatan 600 meter yang membutuhkan biaya 200 miliar, itupun kita lagi program, mudah-mudahan ditangani,”tandasnya.


