Hanubun: HUT Kabupaten Malra Sebagai Sarana Untuk Merefleksikan Diri

Bupati Malra Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Ir. Petrus Beruatwarin, M.Si, menghadiri Rapat Paripurna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kabupaten Malra, Selasa (22/12/2020)

Langgur, MalukuPost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), menggelar Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 kabupaten Malra, Selasa (22/12/2020).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD setempat Minduchri Kudubun tersebut, dihadiri oleh Bupati M. Thaher Hanubun, Wakil Bupati Petrus Beruatwarin.

Hadir pula dalam paripurna tersebut yakni serta masing-masing Wakil Ketua DPRD Malra yakni Yohanis Bosko Rahawarin dan Albert Efruan.

Bupati Hanubun dalam sambutannya mengatakan, hari ulang tahun kabupaten Malra sebagai sarana untuk refleksi diri, yakni mengevaluasi diri kita sendiri, selama ini kita terlalu pandai menilai apa yang dilakukan orang lain.

Bupati Malra, Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun.

“Hari ulang tahun adalah saat yang tepat untuk refleksi diri, menilai diri kita sendiri. Apa saja yang sudah kita capai dalam hidup ini? Saat yang tepat untuk mengakui kekurangan dan kelemahan diri kita, karena kalau kita tidak mampu menerima kekurangan diri kita, maka tidak akan ada ruang untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Hidup ini terus bergerak maju untuk menjadi lebih baik, lebih dewasa dan lebih menghargai orang lain,” ujarnya

Menurutnya, bertambahnya umur semakin dewasa, terutama dalam bertindak tidak sekedar menyalahkan, bersatu dan mengdepankan kepentingan bersama untuk mencapai tujuan, yaitu membangun Malra.

“Hari ini ulang tahun Malra, tanah kelahiran dan tempat kita tumbuh dewasa, bahkan mungkin sampai ajal menjemput. Apa saja yang kita lakukan untuk Malra? setiap daerah sibuk berbenah membangun daerahnya, harusnya kita juga bersinergi, melakukan hal yang sama untuk membangun Malra,” tukasnya.

Selain itu, meskipun dalam kondisi yang penuh keterbatasan, dirinya mengajak semua pihak dan seluruh warga namun untuk bersyukur karena hubungan yang harmonis antara
Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD, serta dengan dukungan komponen lainnya terutama masyarakat, telah bersama- sama berjuang dan memberikan dampak positif, melalui kebijakan pembangunan, yang menjadikan Malra semakin berkembang.

“Satu keyakinan saya bahwa dengan ketulusan, keikhlasan dan kerja keras kita semua, serta selalu memohon rahmat petunjuk dan penyertaan Tuhan, maka segala permasalahan pasti dapat kita selesaikan,” tukasnya.

Pada kesempatan itu pula, bupati Hanubun mengingatkan seluruh warga masyarakat bahwa kabupaten Malra hari ini adalah buah dari perjuangan dan kerja keras yang telah dilakukan sejak awal perjuangan lahirnya kabupaten ini.

Para pemimpin terdahulu, yang datang silih berganti dengan segala kontribusinya telah mendukung pembangunan di daerah ini.

“Untuk itu, perkenankan saya memberikan penghormatan dan terima kasih kepada para tokoh pejuang kabupaten Malra, kepada para mantan Bupati dan Wakil Bupati, mantan anggota DPRD, pemuka agama, pemuka adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan serta semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu, atas jasa dan pengabdian dengan segala kontribusi melalui kiprah dan karya dalam membangun kabupaten Malra tercinta,” tandasnya.

Bupati Hanubun juga mengajak seluruh pihak untuk saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, saling melengkapi, agar kita dapat memberikan yang terbaik dengan tulus dan ikhlas. Walaupun dengan segala keterbatasan, pasti Malra akan maju lebih pesat.

Pos terkait