Tual, Malukupost.com – Wali Kota (Walkot) Tual Adam Rahayaan, letakan batu pertama (Ground Breaking) rumah susun (rusun) masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) Jumat (16/04).
Rahayaan katakan, pada tahun anggaran 2021 pemerintah pusat (Pempus) melalui Kementerian PUPR Republik Indonesia, mengalokasikan bantuan APBN rusun bagi masyarakat kurang mampu di kota Tual sebesar 24,8 milyar.
“Perjuangan untuk memperoleh Rusun MBR ini, sudah sejak tahun 2018 lalu. Dan Alhamdullilah akhirnya melalui perjuangan yang cukup panjang tahun 2021 Kota Tual sudah dapat memperolehnya” ucapnya
Diuraikan, pembangunan rumah susun masyarakat berpenghasilan rendah tersebut, akan dilengkapi dengan fasilitas mobiler seperti meja, kursi, lemari dan tempat tidur dengan total anggaran sebesar 1,5 Milyar.
“Sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, idealnya rumah harus dimiliki oleh setiap keluarga, terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dan masyarakat pada daerah padat penduduk di perkotaan.” urainya
Rahayaan menandaskan, Pemerintah juga bertanggung jawab, dalam menyediakan dan memberikan kemudahan perolehan rumah bagi masyarakat.
“Melalui penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, masyarakat akan mendapat kemudahan dalam perolehan rumah ”ujarnya
Rahayaan harapkan, terbangunnya rumah susun MBR ini, maka dapat mendorong masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni dan lingkungan yang sehat, aman.
“Ini demi untuk terpenuhinya pelayanan publik secara berkualitas. dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata serta berkeadilan” pungkasnya
Untuk sekedar diketahui, Pemerintah Kota Tual, Tahun ini juga telah mengusulkan bantuan pembangunan rumah susun bagi ASN setempat.
Hadir dalam peletakan batu pertama tersebut, Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge, Sekda Kota Tual, A. Yani Renuat, Pimpinan dan Anggota DPRD serta para pimpinan SKPD Pemkot Tual.


