BPBD Maluku Terima Laporan Bencana di Enam Daerah

  • Whatsapp
Kepala BPBD Maluku, Henry Far Far
Kepala BPBD Maluku, Henry Far Far

Ambon, MalukuPost.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku telah menerima laporan bencana dari enam daerah, masing-masing kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Buru, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kabupaten Buru Selatan, dan Seram Bagian Timur (SBT).

Kepala BPBD Maluku, Henry M. Far Far mengatakan untuk kota Ambon ada dua titik bencana tertanggal 17-18 Mei, terjadi di ruas jalan Seri-Hukurila RT002/RW001, Desa Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan.

“Kejadian ini berdampak pada 1 unit puskesmas, 1 unit sekolah dasar, 5 unit rumah warga dan TPU. telah ditangani BPBD Kota Ambon dengan memberikan bantuan berupa karung sebanyak 50 lembar,”ujarnya kepada MalukuPost.com di Ambon, Selasa (25/05/2021).

Henry katakan, talud pengaman amblas di RT 023/Rw003 Desa Waiheru, kecamatan baguala, berdampak pada 1 unit rumah warga keluarga Hasan Wael, dan telah ditangani BPBD kota Ambon dengan memberikan bantuan berupa bantuan sekop sebanyak 1 buah, terpal 4X6 dua lembar dan karung sebanyak 25 lembar.

“Untuk Kabupaten SBB, terjadi banjir Bandang tanggal 20 Mei pada ruas jalan seram di hutan Papora, Kecamatan Seram Barat sampai dengan hutan Waisarisa, kecamatan Kairatu Barat. Menindaklanjuti hal itu, BPBD dan Dinas lingkungan hidup telah berkoordinasi dan melakukan pembersihan material tanah dan pohon yang tumbang di sekitar lokasi,” ungkapnya.

Dijelaskan Henry, untuk kabupaten Buru Selatan, berdasarkan laporan diterima peristiwa banjir 22 Mei pada tujuh titik sungai di Kecamatan Waisama antara lain sungau Wailumara, Sungai Waimala, Sungai Wai fai, Sungai Wai Yolo. Begitu juga di Kecamatan namrole pada dua titik sungai, antara lain sungai Wai Leglisa dan Sungai Wai Tina, kecamatan Leksula sungai Wai Mala.

“Bencana banjir terjadi di Jikumerasa, Kecamatan Lilialy, kabupaten Buru 23 Mei, mengakibatkan 9 unit rumah warga tergenang air banjir setinggi 30-40 cm, gorong-gorong tersumbat dan mengakibatkan air tidak dapat mengalir dengan baik. BPBD kabupaten Buru telah menugaskan tim untuk melakukan kaji cepat di lokasi kejadian dan melaporkan ke BPBD Provinsi Maluku,”bebernya.

Henry menandaskan, di Kabupaten SBT cuaca ekstrim di negeri admnistrasi Dulak, kecamatan pulau gorom mengakibatkan empat unit rumah warga mengalami rusak sedang dan delapan unit rumah warga lainnya mengalami rusak ringan. Terakhir Kabupaten Maluku Tenggara, berdasarkan laporan diterimanya, peristiwa terjadi longsor terjadi di desa ohoi waer kecamatan kei besar utara barat mengakibatkan satu unit puskesmas pembantu rusak, satu unit rumah masyarakat rusak, dan satu orang warga mengalami luka ringan.

“Semua laporan ini telah disampaikan dalam rapat bersama komisi III DPRD Provinsi Maluku. Dimana seluruh penanganan bencana ditangani langsung oleh pemerintah kabupaten setempat lewat OPD terkait. Jadi semua sudah ditangani oleh masing-masing daerah,”pungkasnya.

Pos terkait