Dispenda Maluku Targetkan PAD 600 Miliar Tahun 2021

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Maluku, Djalaludin Salampessy
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Maluku, Djalaludin Salampessy

Ambon, MalukuPost.com – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Maluku terus berupaya untuk meningkat Pendapatan Asli Daerah (PAD), hal itu dibuktikan dari target Rp500 miliar di tahun 2020 menjadi Rp600 miliar tahun 2021.

Kepala Dispenda Maluku, Djalaludin Salampessy menyatakan terdapat dua objek utama PAD untuk mencapai target dimaksud, yaitu bidang pajak terdiri dari pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor, bahan bakar kenadaraan bermotor, pajak rokok dan pajak air permukaan. Sedangkan bidang retribusi tertuang tiga jenis perda yang disulkan ke DPRD, jasa umum, perizinan tertentu dan jasa usaha.

“Dari kedua bidang pajak, fokus utama Dipenda Maluku yaitu PKB dan bea balik nama kendaraan bermotor, dengan menerapkan insentif berupa bebas bea balik nama kendaraan bermotor, dan bebas tenda pajak,” ujarnya di Ambon, Selasa (08/06/2021).

Dijelaskan Salampessy, tujuan jangka pendek kalau bea balik nama kendaraan bermotor bebas, tahun ini didaftarkan namanya dari plat luar ke plat Ambon, maka tahun depan dia sudah membayar pajak kesini, tidak lagi membayar pajak di daerah lain.

“Kemudian kalau dia tidak membayar denda pajak, maka upaya membayar pajak pokoknya itu sudah sangat luar biasa, satu kesadaran yang didorong, agar masyarakat harus tahu membayar pajak,” ungkapnya.

Salampessy katakan, dari hasil evaluasi diandingkan trwiulan I tahun 2020, tahun 2021 mengalami kenaikan diatas 8 persen. Artinya upaya kerja keras pemerintah daerah melalui OPD pemungut membuahkan hasil yang baik.

“Mudah-mudahan kondisi semakin membaik, dukungan OPD, DPRD, pers mendorong agar inovasi ini berjalan, sehingga bisa mencapai target PAD yang ditetapkan,”imbuhnya.

Salampessy menambahkan, dirinya meyakini jika semua OPD bergerak dengan baik, maka bisa melebihi target yang ditentukan.

“Karena masih ada banyak lagi inovasi yang tumbuh berkembang untuk objek PAD baru. Dimana dari hasil PAD ini dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Pos terkait