Ini Penyebab Komisi II DPRD Kota Ambon Datangi Dua SPBU

  • Whatsapp

Harry: Komisi Akan Konsultasi ke BPH Migas Terkait data Kuota BBM Bersubsidi

Ambon, MalukuPost.com – Komisi II DPRD Kota Ambon melakukan pantauan di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di kota Ambon yakni SPBU Passo dan SPBU Pohon Pule.

“Kunjungan hari ini merupakan agenda lanjutan dari rapat kerja dengar pendapat antara komisi II, Dinas Indag, Pertamina dan seluruh pengelola SPBU,” ungkap Wakil ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far Far di Ambon, Selasa (24/08/2021).

Harry Putra Far Far

Menurut Harry, ada beberapa hal yang ingin Komisi II kroscek di SPBU. Salah satunya mengenai berapa banyak kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang disalurkan tiap harinya ke SPBU.

“Mengenai aduan dari kordinator angkot, terkait Pertalite Khusus (PLK). Kenapa jumlah pengisiannya itu dibatasi. Dan dari hasil kunjungan lapangan komisi hari ini, nantinya akan diagendakan lagi rapat kerja yang dilakukan di DPRD,” tandasnya.

Harry katakan, rasa ketidakpuasannya terhadap kinerja Pertamina, karena hingga saat ini Pertamina tidak pernah memberikan data base kuota pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Terus terang komisi II merasa tidak puas dengan kinerja Pertamina terkait data-data yang sampai saat ini tidak pernah diberikan dan tidak pernah kita kantongi besaran jumlah BBM bersubsidi maupun realisasinya. Padahal, kita semua tahu bahwa peruntukan BBM bersubsidi ini, untuk dinikmati seluruh masyarakat kota,” tegasnya.

Harry menandaskan, kedepan akan ada agenda rapat lagi, bahkan tidak menutup kemungkinan Komisi II akan pergi konsultasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Kita akan konsultasikan ke BPH Migas, karena sampai hari ini data yang tidak kita kantongi, ada asumsi (Dugaan) didalam DPR sendiri bahwa ada ilegal Oil (Penggelapan Minyak). Ini yang ingin kita pastikan, dan rapat kerja akan terus kita jalankan,” pungkasnya.

Pos terkait