Pemda Malra Proses Sertifikat Lahan Bekas Pasar Ohoijang Dan Gedung Pesparawi

  • Whatsapp
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Ahmad Yani Rahawarin, M.Si.

Langgur, MalukuPost.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maluku Tengara (Malra) A. Yani Rahawarin menyatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Malra sementara menyiapkan Sertifikat untuk dua lokasi (lahan) milik Pemda setempat.

Kedua lokasi tersebut yakni lahan Bekas Pasar Ohoijang dan lahan Gedung Pesparawi Malra.

Terkait lahan bekas pasar Ohoijang, Rahawarin mengungkapkan lahan tersebut telah diserahkan oleh pihak marga.

“Lahan (lokasi) bekas pasar ohoijang sementara dalam proses (tahapan) sertifikat. Sejak bupati pertama, lahan tersebut telah diserahkan oleh pihak marga (Rettob, Rumangun, Narwadan, Renyaan, Dumatubun) dari Langgur dan juga dari Kolser seluruh marga yang memiliki tanah pada saat itu menyerahkannya pada tahun 1953 kepada pemerintah daerah,” katanya di Langgur, Sabtu (14/8/2021).

Olehnya itu Pemda Malra menggunakan lahan tersebut sampai dengan pembangunan Pasar Ohoijang.

“Pasar ohoijang itu juga yang dibongkar oleh pemda dengan dana APBD, dan pada saat itu saya adalah Ketua yang menangani pembongkaran pasar Ohoijang. Waktu itu saya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik,” tandasnya.

Rahawarin menegaskan, lokasi lahan bekas Pasar Ohoijang adalah resmi milik Pemda Malra.

“Katong menggunakan uang daerah maka sudah pasti bahwa tanah itu milik pemda, dan pada hari ini lahan tersebut dalam proses sertifikat,” katanya.

Sementara itu, untuk lahan Gedung Pesparawi, Pemda Malra juga dalam tahapan penerbitan Sertifikatnya.

Rahawarin mengakui, beberapa waktu yang lalu memang ada sedikit permasalahan teknis pembangunan dengan pengembang terkait lokasi (samping kiri dan kanan) Gedung Pesparawi.

“Kemarin-kemarin itu hanya soal teknis pembangunan saja dengan pengembang, tapi semua sudah kami tindaklanjuti dan sementara dalam proses pnerbitan sertifikat untuk kami serahkan kepada Lembaga Pesparawi Kabupaten Malra,” tukasnya.

Untuk diketahui, lahan bekas Pasar Ohoijang dan lahan Gedung Pesparawi yang menjadi visi Komisi dan Banggar DPRD Malra kepada TAPD tersebut telah ditindaklanjuti oleh Pemda Malra.

Pos terkait