Ambon, MalukuPost.com – Salah satu harapan terbesar warga Kariu yang sementara mengungsi di Negeri Aboru, pasca konflik sosial dengan Dusun Ory – Negeri Pelauw, yaitu jaminan kebutuhan selama di lokasi pengungsian.
Keluhan tersebut telah disampaikan Warga Kariu kepada Wakil Gubernur (Wagub) Barnabas Orno saat meninjau warga Kariu di Aboru bersama Kapolda Irjen Pol Lotharia Latif dan Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Richard TH Tampubolon, kamis (27/01/2022).
Menyikapi hal tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah (sekda) Maluku mengatakan keluhan dari masyarakat Kariu tetap menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.
“Tim sementara lagi kerja, kemarin pak wWagub turun, nanti hasil invetarisir dilapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk penentuan kebijakan lebih lanjut pemda,”ujarnya saat dikonfirmasi, minggu (30/01/2022).
Dijelaskan Sadali, dari hasil evaluasi tersebut barulah diketahui kebutuhan dari warga Kariu termasuk data pengungsi, sehingga dalam penanganannya berbasis data.
“Jadi dari evaluasi baru diketahui pasti, sehingga pemda tidak bisa menerka dan dalam rangka mengambil kebijakan. Harus berbasis data, kalau data real pasti kebijakan itu mengarah lebih pas,”tuturnya.
Sadali tegaskan, prinsipnya seluruh kebutuhan warga Kari tetap menjadi perhatian serius pemda Maluku.
“Jadi forum komunikasi pimpinan daerah akan bersama-sama pak gubernur akan memperbicangkan ini juga,” katanya sembari menambahkan bantuan telah di distribusikan berupa tanggap darurat kebutuhan bahan pokok.


