Warga Pesisir Desa Tayando Yamtel Sering Panik Akibat Banjir Rob Yang Terjadi

Tual, MalukuPost.com –  Warga masyarakat yang berlokasi di pesisir Desa Tayando Yamtel Kecamatan Tayando Tam Kota Tual panik ketika banjir rob melanda.

Diketahui, banjir rob tersebut sering melanda pemukiman warga dan sekolah di wilayah setempat.

Sesuai data yang diperoleh media ini di Tual. Selasa, (22/2/2022), menyebutkan bahwa, banjir rob terjadi di Desa Tayando Yamtel pada hari Rabu (31/3/2021) tersebut sempat membuat warga pesisir panik dan mengungsi ke lokasi yang aman di Desa Yamtel.

Pasalnya, luapan air laut sampai ke pemukiman warga dan sekolah, atau sekitar 100 meter dari bibir pantai dengan ketinggian air mencapai 30 senti meter, warga masih khawatir banjir susulan yang lebih besar, karena gelombang air laut masih tinggi di kawasan pesisir timur Tayando itu.

“Saya mengharapakan ada upaya pencegahan dari Pemerintah terhadap kondisi daerah kami yang sudah menjadi langganan banjir setiap tiba musim timur maupun musim barat,” ujar salah satu warga.

Hal yang sama juga disampaikan beberapa warga lainnya bahwa, hingga saat ini gelombang masih tinggi yang buat warga pesisir melakukan siaga sampai pasang air surut.

Dengan mengalami kondisi tersebut, warga langsung meninggalkan rumah yang dekat dengan pinggir pantai, karena air masuk dan menggenangi rumah.

Bahkan, banjir juga menggenangi jalan yang satu-satunya jalan menuju kantor Kecamatan dan Puskesmas juga menuju pelabuhan ferry yang jaraknya sangat dekat dari bibir pantai.

”Banjir pun sampai ke jalan menuju sekolah bahkan air pasang masuk ke sekolah dengan ketinngian diatas mata kaki,” jelas warga.

Menurut warga, luapan air laut tersebut menutupi jalan desa dan menerjang kerumah warga di sekitar bibir pantai.

Air bergerak cepat membawa ranting dan sampah di laut, sehingga membuat kerusakan ringan bangunan rumah warga tersebut.

“Jika air tidak terlalu tinggi, paling hanya sebetis, tapi pergerakannya cepat dan mebawa sampah dan ranting-ranting di laut sampai masuk bangunan rumah dan sekolah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tual Asis Reliubun membenarkan bahwa kerap terjadi banjir rob dibeberapa wilayah yang rendah termasuk Desa Yamtel Kecamatan Tayando Tam setiap musim-musim tertentu.

Olehnya itu, Tayando Yamtel termasuk tinggi daratannya yang hampir sama dengan permukaaan laut hingga sangat memungkinkan dilanda banjir rob disetiap pergantian musim timur dan musim barat.

Reliubun menambahkan bahwa, pada saat kejadian itu TRC BPBD sudah bergerak menuju lokasi untuk melakukan pendataan dan hasilnya nanti laporkan kepada Pusdalops BPBD Provinsi Maluku untuk menjadi perhatian khusus dalam upaya pencegahan maupun rehabilitasi dan rekonstruski pada bangunan rusak akibat banjir tersebut.

Pos terkait