
Kegiatan yang dipusatkan di Aula kantor Wali Kota tersebut dibula secara resmi oleh Sekda setempat A. Yani Renuat, Kamis (10/3/2022).
Wali Kota Tual Adam Rahayaan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Renuat menjelaskan, proses Musrenbang tahunan diselenggarakan mulai dari tahap Musrenbang Desa/Musrenbang Kelurahan hingga Kecamatan, Konsultasi Publik, Forum Gabungan OPD sampai dengan Musrenbang tingkat Kota yang digelar hari ini, memiliki peran strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kota Tual tahun terakhir periode RPJMD Kota Tual Tahun 2018-2023.
Rangkaian kegiatan ini berfungsi untuk menyelaraskan rancangan RKPD dengan usulan dari masyarakat melalui setiap tahapan Musrenbang, dimana didalamnya terjadi proses negosiasi, rekonsiliasi dan harmonisasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan non pemerintah sekaligus untuk mencapai konsensus bersama mengenai prioritas kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2023.
Menurut Rahayaan, pentingnya kegiatan Musrenbang ini, sudah selayaknya seluruh pemangku kepentingan di Kota Tual untuk memberi perhatian serius dan optimal terhadap rangkaian proses ini, serta terlibat secara aktif agar tujuan untuk menjadikan Musrenbang sebagai instrumen penting dalam perencanaan dan partisipatif dapat kita penganggaran wujudkan.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Tual dan Maluku Tenggara, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tual, Kepala Bappeda Provinsi Maluku, Pendiri Pesona Desa Nusantara dan Bahasa Bisnis, Bapak Edy Subakty.
Hadir pula Penggagas Neraca Ruang Desa dan Penasehat Ahli Pembangunan (Jilal Mardhani), Direktur Tata Ruang dan Penanganan Bencana Bappenas RI (Sumedi Andono Mulyo, Faisal Basri dan Son Diamar) yang bergabung secara virtual, Asisten Setda dan Staf Ahli Walikota, Kepala OPD Lingkup Pemkot Tual, Organisasi masyarakat serta unsur lainnya.


