Ambon, MalukuPost.com – Tantangan pembangunan bidang kesehatan di provinsi Maluku sangatlah kompleks, terbatasnya akses transportasi, informasi dan komunikasi antar wilayah, menyebabkan banyak dokter enggan mengabdikan dirinya di Maluku.
Gubernur Maluku, Murad Ismail menyatakan dokter muda yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura (Unpatti) ditantang untuk mengabdikan diri ke daerah yang masih minim pelayanan kesehatan, terutama di daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T).
“Saya berharap kepada dokter baru, agar dapat mengabdikan dirinya di Maluku, terutama di daerah 3T,”ujarnya dalam sambutan dibacakan Asisten pemerintahan Semy Huwae secara virtual pada pengambilan sumpah dan pelantikan dokter baru lulusan ke-24 periode April, Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, Rabu (06/04/2022).
Menurut Murad, kehadiran dokter muda lulusan Unpatti tentunya sangat dinantikan masyarakat, yang akan membawa angin segar bagi pengembangan bidang kesehatan, yang tentunya berdampak terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Maluku.
“Kepada dokter muda yang baru dilantik, diberharapkan untuk terus belajar mengasah kemampuan, mengingat tantangan dunia kedokteran yang berkembang dengan pesat. Hal ini tentunya akan menjadi motivasi untuk terus belajar dalam mengembangkan kualitas profesi dokter,” katanya.
“Setelah ini doker baru akan memasuki medan pengabdian kepada masyarakat. Sekarang tiba waktunya bagi saudara-saudara untuk menerapkan dan mengabdikan ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh kepada masyarakat,” katanya lagi.
Gubernur Murad menambahkan, keberhasilan saudara-saudara tentunya merupakan keberhasilan semua pihak yang senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku, sebagai wujud implementrasi visi pembangunan provinsi Maluku tahun 2019-2024.
“Yaitu mewujudkan Maluku yang terkelola secara jujur, bersih dan melayani, terjamin dalam kesejahteraan dan berdaulat atas gugusan kepulauan,”pungkasnya.


