
Hal ini disampaikan Wali Kota Tual Adam Rahayaan dalam persrilisnya yang diterima media ini, Kamis (28/7/2022).
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Wali Kota Tual mengajak dan menghimbau untuk seluruh masyarakat Kota tual agar tetap memelihara situasi keamanan di daerah ini.
Pasalnya, kegiatan skala Provinsi yang dilaksanakan 2 Tahun sekali ini akan hadiri oleh para duta atau kontingen dari 11 Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Maluku.
Rahayaan berharap, warga Kota Tual dapat memberikan yang terbaik dan menjadi tuan rumah yang baik dan menjaga nama Kota Tual yang pernah dinobatkan sebagai kota dengan tingkat kehidupan toleransi antar umat beragama terbaik Ke-5 secara Nasional.
”Hal ini tentu tidak sebatas slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari- hari dengan saling menjaga toleransi dan menghormati iven,” tandas Wali Kota.
”Kegiatan dimana menyuarakan kebhinekaan dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta merajut perdamaian dan persaudaraan anak-anak bangsa, yang disuarakan melalui forum budaya,” katanya menambahkan.
Menurut Rahayaan, Pesparani merupakan wadah konsolidasi umat Katolik se-Indonesia untuk mewujudkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan, memperkuat toleransi dan moderasi beragama melalui seni dan budaya.


