Kualitas SDM Menjadi Salah Satu Faktor Keberhasilan Suatu Pembangunan

Widya Pratiwi Murad Ismail, Bunda LIterasi Provinsi Maluku.

Langgur, MalukuPost.com – Bunda Literasi Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad Ismail menyatakan, salah satu faktor keberhasilan suatu pembangunan fisik maupun non fisik adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Ketegasan tersebut disampaikan Widya disela-sela Pengukuhan Eva Eliya Hanubun sebagai Bunda Literasi Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Sabtu (23/7/2022).

Turut hadir, Penjabat Sekda Maluku Sadali Le, Bupati M. Thaher Hanubun serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku dan Kabuapeten Malra.

Menurut Widya, karena kualitas SDM merupakan objek dan subjek dalam suatu proses pembangunan.

Dewasa ini, upaya-upaya pembinaan terhadap kualitas SDM telah dilakukan oleh pemerintah maupun pihak pemangku kepentingan, salah satunya melalui pendidikan

“Hal yang sangat mendasar dalam penyelenggaraan pendidikan informal, nonformal dan formal adalah kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Pada tataran teknisnya dalam penerapan ketiga opsi di atas adalah kemampuan membaca,” ungkapnya.

Bunda Literasi Provinsi Maluku itu menjelaskan, kemampuan membaca bukan kemampuan bawaan sejak lahir, melainkan merupakan suatu keterampilan yang harus dipupuk dan dibina, serta dikembangkan dari mulai pembinaan minat kegemaran kebiasaan.

Membaca merupakan suatu kebudayaan yang dapat menciptakan masyarakat pembelajar, yang akhirnya dapat meningkatkan nilai tingkat kegemaran membaca, dan mencapai target nasional pada tahun 2023 yaitu 63,3 persen.

“Ada dua hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam nilai tingkat kegemaran membaca, yaitu sejauhmana membaca dan juga ketersediaan buku. Dengan demikian, yang menjadi arah gerak kedepan untuk mencapai target nilai tingkat kegemaran tersebut, adalah menumbuhkembangkan minat baca masyarakat yang dimulai dari keluarga, sekolah, komunitas maupun dalam lingkungan sosial kemasyarakatan,” tandas Widya.

Berkaitan dengan hal tersebut, keberadaan perpustakaan menjadi sangat penting, karena memiliki peran dalam meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan rakyat, melalui penguatan budaya literasi guna mewujudkan masyarakat berpengetahuan, inovatif dan berkarakter, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.

Dalam mendukung upaya tersebut, lanjut Widya, dibutuhkan para publik figur untuk mengkampanyekan semangat gemar membaca maupun budaya literasi.

“Saya percaya Ibu Eva sebagai Bunda Literasi Malra dapat menjadi penggerak pembudayaan kegemaran membaca dan literasi bersama pemerintah kabupaten, dan elemen masyarakat dapat menumbuh kembangkan minat baca, mendorong peningkatan kunjungan dan akses jasa informasi di perpustakaan daerah, sekolah, desa hingga pada taman baca yang ada di Malra,” pungkasnya.

Pos terkait