Turut Dalam Apkasi Otonom Expo 2022, Ini Yang Ditampilkan Pemkab Malra

Langgur, MalukuPost.com – Pemkab (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) menjadi salah satu peserta dalam ajang Apkasi Otonom Expo 2022.

Kegiatan yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tersebut, digelar selama tiga hari (20-22 Juli 2022), dan dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Informasi yang berhasil dihimpun, Apkasi Otonom Expo 2022 yang dipusatkan di Jakarta Convention Center Senayan ini diikuti oleh 122 Pemkab, empat Kementerian dan BUMN, perusahaan swasta nasional serta UMKM.

Kurang lebih 246 stan yang dipamerkan dalam kegiatan Apkasi Otonom Expo 2022 tersebut.

Kabupaten Malra dalam pameran ini mempromosikan pariwisata melalui teknologi Virtual Reality Tiga Dimensi (VR-3D).

Dalam rilis diterima media ini, Kamis (21/7/2022), Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Malra, Andi Ara, mengungkapkan, teknologi VR-3D sudah menjadi tren yang baru untuk mengajak wisatawan atau masyarakat umum di luar daerah dapat berkunjung ke Malra.

“Untuk hari kemarin (20 Juli), sekitar 20 orang pengunjung harus rela mengantri untuk menggunakan teknologi VR-3D itu dengan melihat 12 destinasi. Mereka (pengunjung) bahkan sudah berkeinginan jalan-jalan ke Malra karena keindahan alam tersebut,” beber Andi Ara.

Untuk diketahui, dijadwalkan hari ini, perwakilan setiap stan pameran diundang ikut serta dalam menjajal sensasi jalan-jalan ke Kei melalui teknologi VR-3D, dan Badan Promosi Malra yang akan memandu langsung perjalanan melalui teknologi tersebut

Andi Ara menegaskan, pihaknya akan memasukkan destinasi pariwisata kedalam Metaverse Crypto (proses transaksi yang dilakukan dalam dunia virtual menggunakan alat pembayaran berupa kripto)..

“Nantinya pengguna metaverse lain membeli paket Tour Virtual menggunakan Cryptocurrenncy,” tandasnya.

Andi Ara mengajak semua pengelola pariwisata di Malra untuk semakin gencar menjaga destinasi wisata, karena target untuk memajukan pariwisata terus dilakukan serta didukung dengan potensi yang ada seperti wisata alam-bahari, budaya, religi, kuliner serta potensi lainnya sebagai pendorong.

Pos terkait