
Langgur, MalukuPost.com – Jembatan darurat dengan konstruksi Baley yang terletak di ujung Jalan Ohoi (desa) Reyamru Kecamatan Kei Besar Utara Timur dalam waktu dekat akan difungsikan.
Kepada MalukuPost.com, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) setempat Herling Priartha membenarkan hal tersebut.
Herling mengungkapkan, jika tidak ada kendala maka pekan depan jembatan darurat dengan panjang 15 meter dan lebar 3,2 meter tersebut akan rampung dan dapat digunakan oleh masyarakat ohoi Reyamru dan sekitarnya.
“Insya Allah, jika tidak ada kendala, pekan depan masyarakat desa Reyamru dan sekitarnya akan menggunakan jembatan darurat ini,” kata Herling di Langgur, Sabtu (20/8/2022).
Jembatan darurat yang dibangun pasca ambruknya jembatan Wear Lakes pada bulan Juni lalu tersebut anggaran pembangunannya bersumber dari APBD Provinsi Maluku.
“Ini dukungan dan kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku melalui Gubernur Murad Ismail bersama Pimpinan dan anggota DPRD Maluku dalam rangka penanganan cepat dampak bencana alam di Pulau Kei Besar,” tuturnya.
Untuk itu, jembatan yang ambruk dimaksud diharapkan segera rampung agar membantu persoalan transportasi masyarakat ohoi Reyamru dan sekitarnya.
Bukan hanya untuk pergerakan manusia, namun jembatan itu dapat dilalui mobil-mobil besar sehingga dapat mengangkat bahan (material) untuk pekerjaan jalan di beberapa lokasi.
“Jembatan permanennya sudah kita usulkaan untuk diakomodir pada tahun anggaran 2023. Semoga bisa diakomodir sesuai rencana,” tandas Herling.
Pemkab Malra, lanjut Herling, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Murad dan DPRD Maluku dan secara khusus untuk Amir Rumra, Benhur Watubun, Saudah Tuankotta Tethool dan Mumin Refra.


