Pembangunan Kantor Sekretariat DPC-DPD Adalah Putusan Rapimnas Partai Gerindra

Peletakan batu pertama pembangunan kantor Sekretariat DPC Partai Gerindra Malra oleh Bupati M. Thaher Hanubun, Koordinator Partai Gerindra Tual-Malra Saudah Tuankotta Tethool dan Ketua DPC Gerindra Malra Alberth Efruan, di Langgur, Jumat (23/9/2022).

Langgur, MalukuPost.com – Salah satu butir keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tahun 2021 yakni seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) maupun Dewan Pimpinan Daerah (DPD) segera mendirikan kantor sekretariat partai yang representatif

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Alberth Efruan disela-sela kegiatan peletakan batu pertama pembangunan kantor Sekretariat Partai Gerindra di Langgur, Jumat (24/9/2022).

Peletakan batu pertama pembangunan kantor sekretariat partai dilakukan oleh Bupati Malra M. Thaher Hanubun, Koordinator Partai Gerindra Tual-Malra Saudah Tuankotta Tethool dan Ketua DPC setempat.

Selain kantor sekretariat, Alberth menambahkan, infrastruktur politik juga harus disiapkan dalam menyongsong dan mengikuti iven Pemilihan Umum (Pemilu)

“Rapimnas itu memutuskan agar seluruh DPC di tingkat kabupaten dan DPD di provinsi untuk mendirikan kantor sekretariat yang representatif. Dan, semua DPC mempersiapkan infrastruktur politik, baik itu tingkat PAC hingga ke ranting, dalam mempersiapkan partai dalam memasuki perhelatan politik tahun 2024,” kata Alberth.

Lebih jauh Alberth ungkapkan, selama dirinya menjadi anggota DPRD Malra dari parti Gerindra sejak tahun 2014, partai Gerindra Malra tidak memiliki kantor sekretariat yang representatif.

“Sejak saya menjadi anggota DPRD Malra dari partai Gerindra tahun 2014, kita belum memiliki gedung sekretariat partai. Gedung yang kita gunakan selama itu sifatnya kontrak, dan pada tahun 2021 setelah saya diberikan tanggungjawab sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Malra barulah kita akan memulai dengan proses peletakan batu pertama dan akan diteruskan dengan pembangunan,” ungkap Alberth.

Menurutnya, adalah suatu keharusan bagi siapapun yang menjadi pimpinan partai politik untuk berpikir dan berusaha mempersiapkan gedung (kantor) partai itu sendiri, dimana seluruh kebijakan, keputusan hingga strategi partai yang diambil harus dilaksanakan didalam kantor tersebut.

Dijelaskannya, tanah yang digunakan untuk pembangunan sekretariat luasnya kecil (berukuran 15m x 20m). Olehnya itu, setelah keputusan bersama dengan pengurus partai Gerindra maka pihaknya memanfaatkan ruang, yakni nantinya gedung sekretariat tersebut lantai dua.

“Total anggaran yang digunakan untuk bangunan sekretariat dua lantai tersebut yakni Rp. 700 juta. Itu adalah hasil hitungan (rancangan) konsultan. Jadi, kita akan berusaha dulu untuk menyelesaikan lantai satu yang menelan anggaran Rp. 350 juta. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Malra M. Thaher Hanubun yang juga telah menyampaikan dukungan bantuannya,” tutur Alberth.

Alberth menegaskan, dukungan Bupati tersebut karena partai Gerindra juga merupakan salah satu partai yang mengusung dan memenangkan Muhamad Thaher Hanubun dan Petrus Beruatwarin (MTHPB) pada Pemilukada 2018 lalu di Malra.

Menurutnya, selaku pembina partai politik kabupaten Malra, tentunya bukan cuma partai Gerindra saja, namun partai politik lainnya juga bisa dibantu oleh Bupati.

Pos terkait