Laporan: Geraldo Leisubun-Langgur
MalukuPost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) menggelar sejumlah kegiatan budaya memperingati Hari Nen Dit Sakmas ke-4 Tahun 2022.
Rangkaian kegiatan perlombaan yang bertemakan kebudayaan Kei tersebut diawali dengan Karnaval Budaya tingkat SD dan SMP.
Karnaval yang dilaksanakan dengan titik start pada halaman Kantor Kecamatan Kei Kecil tersebut, dilepas oleh Bupati setempat M. Thaher Hanubun, Jumat (2/9/2022).
Pantauan MalukuPost.com, peserta karnaval budaya yang terdiri pelajar jenjang SD dan SMP se-wilayah pulau Kei Kecil tersebut menampilkan sejumlah atraksi budaya Kei.
Salah satu kelompok peserta karnaval yang berhasil mencuri perhatian warga masyarakat yakni para pelajar dari SMP Budhi Mulia Langgur.
Dengan mengusung tema Hukum Adat Kei, para pelajar SMP Budhi Mulia Langgur tampil apik.
Mereka tampil dengan busana khas daerah setempat yang didominasi warna merah dan kuning (sebagai warna simbol kesatuan masyarakat adat Lorsiuw dan Lorlim),.
Tampil dengan barisan yang apik, para pelajar ini mengusung Hukum Adat Kei (Larwul Ngabal).
Ketujuh Pasal dalam Hukum Adat Kei yang sakral dan agung tersebut dikemas dalam bentuk spanduk mini.
Diiringi irama tradisional, satu demi satu pasal Hukum Adat tersebut diusung dalam barisan yang apik dan teratur.
Masyarakat tumpah-ruah memadati setiap ruas jalan yang dilewati barisan Karnaval SMP Budhi Mulia Langgur tampak antusias membaca setiap pasal demi pasal dari Hukum Adat Kei yang agung tersebut.
Tampak pula warga yang mengapresiasi penampilan para pelajar tersebut sambil memberikan aplaus meriah.
Ketujuh pasal Hukum Larwul Ngabal yang dikemas dalam bentuk spanduk mini dan diusung secara berurutan oleh para pelajar tersebut yakni : Uud Entauk Atvunad; Lelad Ain Fo Mahiling; Uil Nit Enwil Rumud; Lar Nakmot Na Rumud; Rek Fo Kilmutun; Morjain Fo Mahiling dan Hira I Ni Fo I Ni, It Did Fo It Did.
Selain itu, penampilan apik grup karnaval budaya SMP Budhi Mulia tersebut dilengkap dengan deretan para Rat (Raja) yang diperankan oleh para siswa sambil berbusana khas seorang raja di Kepulauan Kei pada zaman dahulu.
Penampilan generasi emas SMP Budhi Mulia ini mengingatkan kita warga Kei untuk tetap taat dan patuh akan Hukum Larwul Ngabal.


