
Langgur, MalukuPost.com – Dalam melaksanakan program-programnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tenggara (Malra) turut dibantu lewat peran ibu-ibu Tim Penggerak PKK (TP PKK) setempat.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Malra M. Thaher Hanubun disela-sela kegiatan penilaian Lomba Desa yang dilakukan Tim Penilai Provinsi Maluku atas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Desa Wearlilir, Kecamatan Kei Kecil, Jumat (14/10).
“Selaku Pembina PKK Malra saya ingin katakan bahwa kita harus mengakui peran ibu-ibu PKK sudah banyak membantu pemerintah daerah dalam pelaksanaan program-program,” kata Bupati.
Bupati mencontohkan, saat kesulitan dalam penanganan Covid-19, dimana PKK di ohoi (desa) tersebut memilik Dasa Wisma. Selain itu, dalam penanganan stunting, ibu-ibu PKK turun lansung, baik dari kabupaten maupun kecamatan dan desa-desa.
“Hal ini terbukti ketika saya diundang sebagai pembicara bersama dari tiga kabupaten/kota se-Indonesia sesuai data misalnya stunting, sehingga sungguh luar biasa ibu-ibu PKK se-Maluku Tenggara sehingga menjadi lima besar yang terbaik Penanganan Inflasi Daerah,” ungkap Bupati Hanubun.
Bupati menyatakan, program dan kegiatan PKK tetap menjadi perhatian, baik sampai ke tingkat desa.
Dalam penilaian lomba desa oleh TP PKK Provinsi Maluku tersebut, ohoi (desa) Wearlilir ditetapkan melalui penilaian objektif sebagai wakil dari Maluku Tenggara untuk mengikuti lomba desa tingkat Provinsi Maluku.
“Saya selaku Bupati sangat optimis Maluku Tenggara pasti yang terbaik di ajang provinsi bukan atas kolusi namun sesuai kenyataan,” tandas sebagai mantan DRPD Provinsi Maluku ini.
Atas nama masyarakat dan PKK Malra, Bupai menyampaikan terima kasih kepada Ibu Widya Murad Ismail selaku Ketua PKK Provinsi Maluku yang sudah memberikan kesempatan kepada Tim Penilai Provinsi hadir dan memberikan penilaian objektif selama beberapa hari di Bumi Larvul Ngabal.


