Langgur, MalukuPost.com – Jelang Piala Dunia 2022, banyak aksesoris tim negara peserta yang dijual di pasar maupun toko, baik secara online maupun pembelian langsung.
Selain jersey (baju timnas peserta), salah satu aksesoris yang sangat digemari masyarakat baik di kabupaten Maluku Tenggara (Malra) maupun Kota Tual yakni bendera.
Sejumlah pedagang bendera negara peserta Piala Dunia 2022 pun berhasil diwawancarai wartawan MalukuPost.com.
Mereka adalah Bang Loyor dan Bang Denny yang melakoni profesi sebagai pedagang bendera negara peserta Piala Dunia.
“Jualan bendera tim piala dunia di Tual-Malra sejak tahun 2018,” kata Bang Loyor.
Bang Loyor (45) yang berjualan tepat di depan Kantor Lapas Maluku Tenggara ini mengungkapkan, selain berjualan bendera negara (khusus untuk iven sepakbola dunia), dirinya juga sering berdagang bendera-bendera hias.
“Ini kan musiman ya Mas, kalau bendera hias dan bendera tim piala dunia selalu jual disini, kalau hari-hari biasa (kadang-kadang jual pakaian keliling, malamnya bantu paman jualan bubur di depan mesjid Raya,” bebernya
Pria asal Garut (Jawa Barat) ini pun menderitakan suka-duka sebagi penjual bendera (baik bendera hias maupun bendera negara peserta piala dunia).
“Kalau musim hujan itu memang sepi, Mas. Semoga saja dagangan bendera saya ini bisa laris dibeli warga pecinta dan penggemar piala dunia disini,” tutur pria dengan satu anak ini.
Salah satu penjual bendera lainnya yakni Denny (30), yang berjualan di depan kantor PDAM Malra.
Pria asal Bandung (Jawa Barat) ini sudah lama melakoni profesi sebagai penjual bendera (bendera hias dan negara peserta piala dunia).
“Jualan bendera-bendera tim piala dunia maupun bendera hias ini sudah lama sejak 2004 sewaktu dia Ambon. Kalau jualan bendera disini sejak 2018,” tutur Denny.
Ayah satu anak ini mengajak warga pecinta sepak bola khususnya negara peserta piala dunia untuk membeli bendera tim favoritnya.
Untuk diketahui, perhelatan akbar sepakbola sejagat tersebut akan diikuti oleh 32 negara yang terbagi dalam delapan grup.
Ke-32 tim tersebut akan berlomba siapa yang terbaik dan berhak atas trofi hasil karya seniman legendaris asal Italia, Silvio Gazzaniga itu.
Pertandingan pertama akan mempertemukan tuan Qatar melawan Ekuador di Stadion Al Bayt, 20 November 2022 mulai pukul 23.00 WIB.


