Wattimena Minta AMGPM Dapua Bantu Atasi Masalah Sampah di Kota Ambon

Ambon, MalukuPost.com – Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena meminta Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Pulau Ambon (Dapua) membantu Pemerintah Kota Ambon dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Ambon.

Hal ini disampaikan Pj. Wali Kota saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Dapua Expo dan Festival Budaya di pantai Wainitu, Ambon, Jumat (11/11/2022).

“Pemerintah Kota hari ini sementara berupaya untuk benahi Kota ini. Kami tidak bisa berjalan sendiri, kami butuh dukungan dari teman-teman sekalian,” ungkap Wattimena.

Dikatakan, dalam peringatan HUT ke-447 yang bertemakan Give To Ambon “Berikan atau Kase For Ambon” mengartikan bahwa apa yang bisa dibuat untuk Kota Ambon, maka haruslah dibuat.

“Teman-teman AM, salah satu yang saya rasakan paling sulit untuk diatasi dalam Kota ini cuman satu yaitu sampah. Yang lain itu bisa meski perlahan-lahan namun progresnya terus meningkat, tapi soal sampah hari ini bagus besok turun lagi,” katanya.

Setelah ditelusuri, lanjutnya, ternyata mengelola sampah di Kota Ambon ini memang tidak gampang.

Pasalnya, dengan keterbatasan yang dimiliki, Pemerintah Kota Ambon tidak akan mampu bersihkan Kota setiap hari.

“Kami butuh partisipasi dari warga Kota Ambon. Apa dukungan partisipasi itu? Buanglah sampah pada tempat dan waktunya,” ujar orang nomor satu Kota Ambon itu.

Menurutnya, setiap kali ada kunjungan dari pejabat Pemerintah Pusat, pihaknya harus bersihkan Kota supaya tidak ada sampah yang terlihat.

Namun, setelah berupaya keras membersihkan sampah, tetap saja masih ada sampah yang terlihat.

“Padahal kita sudah himbau buang sampah jam 10 Malam sampai jam 5 pagi tapi saat mobil selesai mengangkut sampah, ada yang datang buang lagi. Kan tidak mungkin pemerintah setiap jam angkat sampah yang dibuang masyarakat,” tuturnya.

Wattimena mengaku, dalam mengatasi persoalan sampah tersebut, Pemerintah Kota Ambon sangat membutuhkan bantuan AMGPM Dapua, minimal membantu sosialisasikan hal ini kepada masyarakat.

Sebab sepengetahuannya, wilayah cakupan Angkatan Muda sangatlah luas, hampir ke seluruh wilayah yang ada di Maluku mulai dari cabang hingga ke rantingnya.

“Untuk itu tolong bantu Pemerintah Kota, sebab kami akui kami tidak bisa maksimal soal sampah ini. Intinya, kalau masyarakat buang sampah pada waktunya pasti siang hari kita tidak akan melihat sampah di Kota ini. Itu yang kami harapkan,” pintanya.

Selain itu, ia juga berterima kasih kepada AM yang sudah membantu Pemerintah Kota Ambon dengan sosialisasi selama ini.

“Saya yakin jika kita dalam barisan yang sama maka kota ini akan berubah. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada teman-teman AM, semoga dukungan dan bantuan yang diberikan kepada Pemerintah Kota selama ini dapat terus ditingkatkan tentu dalam bentuk kerja kolaborasi,” tutup Wattimena.

Untuk diketahui, dalam rangka mengatasi persoalan sampah di Kota Ambon, tahun depan Pemerintah Kota akan serahkan pengolahan sampah ke Desa, Negeri, dan Kelurahan.

Pj. Wali Kota Ambon juga sudah menginstruksikan untuk bekerjasama dengan para pemuda di Desa, Negeri, serta Kelurahan, termasuk Angkatan Muda GPM.

Pos terkait