Kepulangan Warganya Dari Weda, Hanubun Sampaikan Terima Kasih Pemkot Tidore Kepulauan

Langgur, MalukuPost.com – Warga masyarakat Kei domisili kota Weda Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, yang terkena dampak konflik, tiba kembali di daerah asalnya.

Kepulangan warga Kei (tepatnya warga Kabupaten Maluku Tenggara) tersebut disambut Bupati setempat M. Thaher Hanubun bersama jajarannya di Langgur, Senin (2/1/2023).

Hadir pula dalam penyambutan dimaksud yakni Dandim 1503 dan Kapolres Malra.

Informasi yang berhasil dihimpun sebanyak 95 warga Malra yang bekerja di salah satu perusahan di Weda harus kembali ke kampung halamannya akibat konflik yang terjadi di kecamatan setempat.

Bupati Hanubun usai kejadian (konflik) tersebut bertindak cepat untuk memulangkan warganya yang terkena dampak tersebut.

Koordinasi lintas daerah pun dilakukan orang nomor satu di Malra ini untuk memulangkan warganya yang terkena dampak konflik tersebut.

Akhirnya, melalui komunikasi serta koordinasi dengan Pemerintah dan warga masyarakat Kei yang ada di Kota Kepulauan Tidore, warga Malra yang terkena dampak konflik tersebut kembali ke negeri leluhur mereka yakni Kei (tepatnya Kabupaten Maluku Tenggara) setelah tiga hari lamanya mengarungi lautan.

Saat menyambut kepulangan warganya, Bupati menyatakan, pemerintah daerah akan berupaya membantu mengatasi kondisi warga yang mengalami dampak konflik tersebut.

“Sebagai orang beriman, baik dalam Al-quran maupun dalam Alkitab, Tuhan menguji umatNya tidak akan lebih dari kemampuannya. Pasti kita akan mengatasinya. Sekali lagi atas nama pemerintah daerah mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa walaupun kita susah di daerah kita, kita coba untuk bangkit lagi,” ungkap Bupati.

Pada kesempatan itu pula Bupati Hanubun menyampaian terima kasih kepada Pemerintah Kota Kepulauan Tidore dan keluarga besar Kei domisili setempat atas dukungan dan bantuannya dalam proses pemulangan warga Kei tersebut.

“Saya atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kepulauan Tidore dan seluruh staf serta saudara-saudara kita orang Kei yang ada disana, atas perhatian mereka memberikan dukungan sehingga anak-anak saya ini bisa kembali lagi ke daerah ini,” pungkasnya.

Pos terkait