Langgur, MalukuPost.com – Konflik antar warga yang tejadi Kota Tual beberapa waktu lalu menjadi perhatian berbagai pihak.
Salah satunya yakni tim Relawan Maluku Bisa (RMB) Provinsi Maluku.
Bekerjasama dengan komunitas fans Oranje Nuhu Evav (ONE) dan Pemuda Ohoijang, tim yang diketuai Selda Kaya tersebut melakukan aksi kemanusiaan.
Aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana digelar di persimpangan jalan Jenderal Sudirman Ohoijang Langgur, Kamis (23/2/2023).
Aksi peduli tersebut pun mencuri perhatian warga setempat maupun pengguna jalan yang melintas di sepanjang ruas jalan Jenderal Sudirman.
Dengan cara bernyanyi sambil bergoyang, tim RMB mampu menarik perhatian banyak orang.
Warga dan pengguna jalan pun mendonasikan sebagian dari milik mereka untuk dikumpulkan oleh tim.
Donasi yang terkumpul selanjutnya akan diserahkan langsung kepada para korban konflik antar warga di Kota Tual.
Ketua tim RMB Provinsi Maluku, Selda Kaya mengungkapkan, aksi peduli sesama yang dilakukan tersebut selain untuk membantu korban konflik, mereka juga ingin menyuarakan pesan damai.
“Katong (kita) jauh-jauh datang dari Ambon ke nuhu Evav hanya dengan satu tujuan yakni menyampaikan pesan perdamaian melalui aksi-aksi peduli sesama. Tanah Evav ini adalah Maluku. Pangilan jiwa tanah Evav yang menghantarkan kami sampai disini,” ujar Selda.
“Kolaborasi dengan komunitas Oranje Nuhu Evav dan Pemuda Ohoijang, kami menyuarakan aksi damai. Jangan ada lagi permusuhan diantara katong,” katanya menambahkan.
Selda mengharapkan, jangan ada lagi pertikaian diantara masyarakat Nuhu Evav khususnya di Kota Tual.
“Beta (saya) harap basudara dong di tanah Evav ini jangan ada lagi pertikaian yang nantinya memecahkan hidup persaudaraan, tali silaturahmi dan pela gandong,” tandasnya.
Selain di Maluku Tenggara, kegiatan aksi yang sama juga telah dilakukan tim RMB sehari sebelumnya di Kota Tual, tepatnya disekitar perempatan Wartel Un.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RMB wilayah Kota Tual, Adrian Unmehopa.
“Kami tim RMB Kota Tual sangat mengapresiasi aksi peduli sesama ini. kemarin juga aksi yang sama sudah dilakukan di Kota Tual. Beta (saya) berharap sungguh, seluruh masyarakat tanpa terkecuali agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat,” beber Adrian.
Sementara itu, Ketua komunitas ONE, Roy Rogaz menyatakan, pihaknya akan selalu mendukung semua aksi-aksi sosial yang dilakukan oleh berbagai pihak-pihak di kepulauan Kei.
Untuk itu, dirinya menghimbau seluruh warga teristimewa generasi muda Kota Tual dan Malra agar tetap menjaga dan memilihara hubungan persaudaraan (ain ni ain).
“Saya ajak kita semua khususnya generas muda untuk mari sama-sama kita hidup dalam cinta kasih dan saling menghormati antar sesama, agar daerah kita ini selalu aman dan damai,” pungkas Roy.


