Kasus Kecelakaan Kerja Tinggi, Gubernur Ingatkan Manajemen K3

IMG 20240212 WA0016 jpg

Ambon, MalukuPost.com – Kasus kecelakaan kerja di Indonesia terbilang tinggi, hal ini merujuk data BPJS Ketenagakerjaan sampai Oktober 2023 terdapat 315.579 kasus kasus kecelakaan kerja, sedangkan di Provinsi Maluku jumlah kecelakaan kerja semester 1 tahun 2023 mencapai 76 kasus.

Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Murad Ismail mengingatkan agar membentuk sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di masing-masing perusahaan.

“Saya mengajak semua pihak untuk menjadikan K3 sebagai budaya kerja serta membentuk sistem manajemen K3 yang kuat di Perusahaan,”ajak Gubernur dalam sambutannya dibacakan Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie pada Puncak Apel Bendera Bulan K3 di Halaman Parkir Ambon City Center, Senin (12/02/2024).

Dikatakan, negara telah berkomitmen untuk mewujudkan pekerjaan yang layak, dan memainkan peran penting guna memastikan bahwa sektor ketenagakerjaan telah dimasukan ke dalam tujuan pembangunan berkelanjutan dengan target capaian yang terukur yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia untuk Pembangunan perdamaian serta kemakmuran manusia di masa depan.

Berbagai produk regulasi di bidang ketenagakerjaan juga harus dipahami dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran oleh semua pihak dalam dunia kerja, karena menjadikan K3 sebagai budaya kerja akan melahirkan produktifitas kerja, meningkatkan kualitas hidup, mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, serta membantu menjunjung Pembangunan nasional yang berdaya saing.

Tahun ini, menurutnya pemerintah provinsi Maluku melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan melaksanakan beberapa program mengenai K3 di Perusahaan, dimana dibutuhkan partisipasi dari berbagai pihak dalam membantu program yang telah disusun oleh pemerintah daerah.

Selain itu perlu adanya koordinasi baik dengan .asyarakat umum, industri, cendekiawan, akademisi, organisasi profesi, asosiasi, dan pihak terkait lainnya agar dapat termotivasi untuk berperan aktif dalam meningkatkan berbudaya K3, sehingga tercipta pelaksanaan K3 secara mandiri dan dapat mendukung arah kebijakan Nasional maupun Daerah dalam menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, sehat menuju kecelakaan nihil.

Ke depan, Sekda berharap Pembangunan sektor ketenagakerjaan di Maluku akan lebih baik, terutama mengedepankan budaya K3.

“Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berperan aktif dalam mengembangkan, mempromosikan serta membudayakan K3,”ucapnya.

Pos terkait