Ambon, Maluku Post.com – Pemkot Ambon dan Pusat Analis Keparlemenan Badan Keahlian DPR RI membahas pelayanan pemerintahan berbasis elektronik untuk meningkatkan efisiensi, transparansi dan aksesibilitas dalam pelayanan publik, juga untuk memperbaiki cara pemerintah berinteraksi dengan warganya melalui platform elektronik, memungkinkan akses yang lebih mudah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap data dan informasi yang disediakan, nantinya dengan mudah kita terima seperti Kota Ambon. Dengan begitu dapat terdekteksi dengan akurat, hal apa saja yang menjadi persoalan serta pengaturan yang diperlukan dalam rangka meningkatkan pelayanan pemerintahan berbasis elektronik,” kata Analis Legislatif Pusat Analis Keparlemenan Badan Keahlian DPR-RI, Ahmad Budiman, saat menghadiri pertemuan dengan Pj. Walikota Ambon, Dominggus N. Kaya, di Balai Kota, Selasa, (28/05/2024).
Dia mengatakan, Kota Ambon merupakan tujuan pertama pelaksanaan pengumpulan data, informasi serta fakta-fakta yang memiliki hubungan dengan proses merancang undang-undang rahasia negara.
“Kota Ambon pertama kali didatangi dibandingkan kota lainnya karena kami melihat banyak sekali data, informasi dan potensi yang berkaitan dengan pelaksanaan digitalisasi,” kata Budiman.
Menurutnya, pengumpulan data seperti ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan daerah menjaga kerahasiaan saat melaksanakan pelayanan pemerintahan bagi masayarakat Kota Ambon.
“Saya berharap, daerah-daerah berikutnya yang akan disambangi, dapat interaktif dan dengan mudah informasi diterima sesuai kepentingan dan ruang lingkup, sehingga mudah dituangkan dalam undang-undang rahasia negara agar tidak ada kepincangan hukum yang terjadi,” harapnya
Ditempat yang sama, Pj. Walikota Ambon, Dominggus N. Kaya berharap hasil pembahasan pelayanan pemerintahan berbasis elektronik bermanfaat bagi Pemkot Ambon dan DPR RI.
“Kegiatan ini semoga bisa bermanfaat bagi Pemkot Pusat Analis Keparlemenan Badan keahlian Dewan Perwakilan DPR-RI. Supaya tim bisa memperoleh data dan informasi serta masukan dari stakeholder. Selamat bertugas dan berharap tim selama berada di Ambon hingga kembali membawa kesan baik,” harap Kaya.


