Langgur, MalukuPost.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan (Disperindagnaker) menggelar Pasar Murah Sembilan Bahan Pokok (sembako) bagi masyarakat Muslim.
Kegiatan yang berlangsung selama sepekan, dari tanggal 19 hingga 25 Maret 2025, dipusatkan di halaman Kantor Disperindagnaker dan dibuka secara resmi oleh Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun.
Pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati C. Viali Rahantoknam, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan BUMN/BUMD, pihak perbankan, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Thaher menyampaikan bahwa pelaksanaan Pasar Murah merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menjelang hari raya, sekalipun anggaran pemerintah tengah mengalami efisiensi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi anggaran,” ujar Thaher.
Bupati juga menegaskan bahwa pasar murah bertujuan untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok serta menekan inflasi daerah.
Dalam kesempatan itu, Thaher mengingatkan para pelaku usaha agar tidak menimbun barang atau memanfaatkan momen hari raya untuk menaikkan harga secara tidak wajar.
“Jangan sampai kesempatan Idul Fitri ini disalahgunakan oleh oknum pengusaha untuk menimbun barang dan menaikkan harga. Jika terjadi inflasi, itu berarti kita gagal menjaga stabilitas ekonomi daerah,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan praktik penimbunan sembako di lapangan.
Pelaksanaan Pasar Murah ini melibatkan kerja sama lintas sektor, termasuk Bank Maluku, Bank Mandiri, PT Pertamina, Kodim 1503/Tual, Polres Malra, Alfamidi, dan Perum Bulog Cabang Langgur.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.


