Kunker di Malra, Gubernur Maluku: Anak Negeri Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Gubernur Maluku, Hendrik Izaac Lewerissa, S.H., LL.M.

Langgur, MalukuPost.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melaksanakan kunjungan kerja perdananya ke Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) pada Senin, (12/5/ 2025) lalu.

Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Bupati Malra, M. Thaher Hanubun, dan berlangsung di Taman Landmark, Ohoijang, Langgur.

Acara tersebut dihadiri Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat dari berbagai lapisan.

Dalam sambutannya, Gubernur Lewerissa menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang bertanggung jawab demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kekayaan alam yang dimiliki Maluku Tenggara adalah anugerah. Harus dikelola secara bijak agar benar-benar memberi manfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

Lewerissa juga memperkenalkan prinsip arah kebijakan pemerintahannya yang ia sebut “Sakta Cipta Lawamena”.

Prinsip ini menekankan pada reformasi tata kelola pemerintahan melalui birokrasi yang melayani, kompeten, transparan, dan akuntabel.

Tak hanya soal SDA, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus utama.

Ia berharap masyarakat Malra bisa menjadi SDM unggul yang siap bersaing di era saat ini.

“Kita butuh SDM yang kuat. Karena itulah pendidikan, pelatihan, dan pembukaan akses kerja bagi masyarakat lokal jadi prioritas.”

Gubernur menegaskan bahwa Maluku terbuka untuk investasi, tetapi harus mengedepankan etika dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku di daerah.

“Kami terbuka terhadap investor, tapi mereka harus patuh pada aturan dan yang paling penting, libatkan tenaga kerja lokal. Jangan biarkan anak-anak negeri hanya jadi penonton di tanah sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Lewerissa juga mengingatkan pentingnya kerja sama antara aparat keamanan seperti Polri dan TNI bersama masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Penegakan hukum itu wajib, tapi penyelesaian konflik juga harus dengan pendekatan adat, budaya, kekeluargaan, agama, dan sosial. Itu kearifan lokal kita yang harus tetap dijaga,” katanya.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum awal bagi Gubernur Lewerissa untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat di Maluku Tenggara, sembari mendorong arah pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada rakyat.

Pos terkait