Musrenbang Pertama 2025-2029, Gubernur Lewerissa Tekankan Implementasi Proyek Strategis Nasional di Maluku

Ambon, MalukuPost.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Maluku Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika Ambon ini menandai Musrenbang pertama dalam lima tahun pemerintahan periode 2025-2029, dan disebut sebagai tahapan penting untuk menyinergikan pembangunan jangka menengah daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Lewerissa menekankan urgensi sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. “Kita harus bekerja bersama untuk mewujudkan visi besar Pemerintah Provinsi Maluku yaitu, ‘Transformasi Menuju Maluku yang Maju, Adil, dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045’,” ujarnya. Visi ini dijabarkan dalam tujuh misi yang disebut Sapta Cita, dan selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Gubernur berharap, Musrenbang ini menjadi wadah efektif dalam menyusun RKPD Provinsi Maluku Tahun 2026 dengan mengusung tema “Penguatan Ketahanan Pangan, Energi, Ekonomi Produktif, dan Inklusif”. Tema ini merefleksikan upaya penguatan fondasi menuju kemandirian daerah melalui tujuh prioritas pembangunan. Prioritas tersebut mencakup, Peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, peran pemuda, dan pengarusutamaan Gedsi (Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial), Peningkatan daya saing ekonomi, ketahanan pangan, energi, dan air yang berbasis sumber daya lokal, Peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, peningkatan kesempatan kerja dan kesejahteraan sosial,
Pengelolaan lingkungan, peningkatan ketahanan bencana, dan dampak perubahan iklim, Peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik berkualitas, Penguatan kapasitas lembaga sosial kemasyarakatan berbasis kearifan lokal serta ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum.

Gubernur juga mengingatkan arah pembangunan Maluku tidak terlepas dari berbagai kondisi global maupun nasional. “Oleh karena itu, pengelolaan fiskal harus dilakukan secara bijaksana dan cermat dengan memperhatikan skala prioritas yang benar-benar bermanfaat bagi kepentingan masyarakat,” imbaunya.

Pemerintah Provinsi Maluku, tegas Gubernur berkomitmen untuk mengimplementasikan secara konsisten kebijakan strategis nasional yang dijabarkan dalam Peraturan Presiden maupun Instruksi Presiden. Beberapa di antaranya adalah Pepres No. 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional, Inpres No. 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja, Inpres No. 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, dan Inpres No. 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Sebagai wujud pelaksanaan dan pengawasan, Gubernur Lewerissa berharap seluruh Bupati/Wali Kota di Maluku segera melaksanakan percepatan penuntasan kemiskinan ekstrem, percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih, percepatan pembentukan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat, serta penyelenggaraan makan bergizi gratis.

Gubernur juga menjelaskan, dalam RPJMN 2025-2029, Provinsi Maluku memiliki tiga Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi fokus, yaitu: Bendungan Way Apu, Pengembangan Lapangan Abadi Wilayah Kerja Masela, dan pengembangan Pelabuhan Ambon Terpadu.

“Selain itu, kita masih diperhadapkan dengan berbagai tantangan pembangunan yang kompleks, seperti tingginya tingkat kemiskinan, kualitas pendidikan dan kesehatan yang perlu ditingkatkan, keterbatasan prasarana dasar, serta pengembangan ekonomi sektor unggulan yang belum optimal.
Namun, dengan sinergi kebijakan dan kerja sama yang kuat antar semua pihak, tantangan tersebut dapat diatasi dan stabilitas sosial yang kondusif dapat terjaga demi mewujudkan kemajuan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2026 antara lain Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, Forkopimda Maluku, Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas RI Medrilzam, Ketua TP PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Anggota DPR RI Sa’adiah Uluputty, Anggota DPD RI Novita Anakotta, Sekda Maluku, para Staf Ahli, Asisten, Kepala Bappeda, serta Pimpinan OPD di lingkungan Provinsi Maluku, para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Maluku, Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN, dan BUMD, para Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku, Pimpinan Perguruan Tinggi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta unsur masyarakat sipil lainnya. Turut hadir secara daring Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Restuardy Daud dan Perencana Ahli Madya Badan Pangan Nasional RI Duma Sari Simbolon.

Di akhir sambutannya, Gubernur Lewerissa menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara, Bupati/Wali Kota, seluruh Kepala Bappeda, dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam menyusun RKPD 2026.

Pos terkait