Sapulete: Konfercab I AMGPM Sumber Kasih Jadi Jawaban Pergumulan Panjang

Ambon, MalukuPost.com – Konferensi Cabang (Konfercab) I Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Cabang Sumber Kasih menjadi momen bersejarah yang lahir dari pergumulan panjang seluruh potensi AMGPM. Demikian disampaikan Karateker AMGPM Cabang Sumber Kasih, Venno Sapulete, dalam pidato pembukaan Konfercab yang digelar di Jemaat GPM Sumber Kasih, Minggu (29/06/2025).

“Konfercab ini adalah jawaban atas doa dan kerja keras kita semua. Sebuah proses pergumulan panjang yang patut kita syukuri, karena hanya oleh kasih Tuhan kegiatan ini dapat terlaksana,” ujar Sapulete.

Sapulete, bersama Karateker lainnya, Barry Linggi, mengajak seluruh peserta bersyukur atas kelancaran pelaksanaan Konfercab pertama ini, meski Cabang Sumber Kasih sendiri merupakan hasil pemekaran dan pengembangan organisasi.

“Ini momentum bersejarah. Sebagai cabang yang baru lahir, Konferensi Cabang Pertama ini menjadi fondasi awal bagi perjalanan dan pelayanan AMGPM Cabang Sumber Kasih ke depan,” ungkapnya.

Sapulete mengingatkan, kepercayaan yang diberikan melalui Konfercab harus dijaga dan disambut dengan penuh sukacita serta rasa tanggung jawab.

“Semua potensi AMGPM di wilayah Sumber Kasih diajak memanfaatkan kesempatan ini untuk bermusyawarah dan bermufakat demi kemajuan organisasi dan pelayanan,” tegasnya.

Dijelaskan Sapulete, pentingnya peran AMGPM Cabang Sumber Kasih sebagai bagian dari gereja yang memiliki panggilan profetik untuk mengadvokasi hak-hak komunitas bumi. Karena itu, ia mendorong peserta Konfercab agar merumuskan program kerja yang tidak hanya berfokus pada pelayanan internal, tetapi juga memberi perhatian serius terhadap isu-isu lingkungan.

“Iman yang sejati harus diwujudkan dalam tindakan yang nyata. Termasuk merencanakan program-program yang berpihak kepada lingkungan,” katanya.

“Sebagai bentuk komitmen itu, pelaksanaan Konfercab I kali ini juga diupayakan lebih efisien dan ramah lingkungan dengan menerapkan konsep paperless, sejalan dengan gerakan Go Green yang diusung AMGPM Cabang Sumber Kasih,” katanya lagi.

Dalam Konfercab I ini, peserta akan menetapkan Garis Besar Program, Program Kerja, dan Anggaran untuk periode tahun 2025. Selain itu, forum ini juga memiliki tugas penting memilih pengurus cabang baru yang akan memimpin AMGPM Cabang Sumber Kasih selama tiga tahun mendatang.

“Tugas kita tidak ringan. Tapi saya yakin dengan semangat kebersamaan, kita bisa menghasilkan keputusan-keputusan terbaik demi pelayanan yang lebih luas,” bebernya.

Sapulete menambahkan, hasil Konfercab bukan hanya keputusan administratif semata, tetapi juga bentuk komitmen iman dan panggilan pelayanan AMGPM kepada masyarakat.

“Konfercab ini bukan sekadar forum musyawarah, tapi juga jawaban atas doa dan pergumulan panjang kita semua. Kita harus merawatnya dengan kerja nyata dan kesetiaan,” pungkasnya.

Dengan spirit “Bersyukur dan Melayani”, AMGPM Cabang Sumber Kasih bertekad melangkah ke depan membawa perubahan positif bagi gereja, masyarakat, dan lingkungan sekitar.

Konfercab I AMGPM Cabang Sumber Kasih diikuti sekitar 60 peserta. Hadir di antaranya Ketua Majelis Jemaat GPM Sumber Kasih, Pdt. Ny. G.M. Masrikat/Peea, Ketua Badan Pelaksana (Balopel), serta perwakilan dari delapan ranting yang ada dalam Cabang Sumber Kasih.

Acara itu dibuka secara resmi oleh Ketua Bidang I AMGPM Daerah Pulau Ambon, Brury Pesulima. Dalam sambutannya, Brury mengapresiasi semangat seluruh potensi AMGPM Cabang Sumber Kasih yang berhasil mempersiapkan Konfercab pertama dengan baik, meski sebagai cabang baru hasil pemekaran.

Pos terkait