Bupati Aru Sambut Hangat Duta Besar Vatikan

Dobo, MalukuPost.com – Suasana hangat dan penuh kehormatan menyelimuti kedatangan Duta Besar Tahta Suci Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo, di Bandara Rar Gwamar Dobo, Kamis (17/7). Kedatangan Mgr. Pioppo ke Kabupaten Kepulauan Aru disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaedel, bersama Wakil Bupati, Drs. Mohammad Djumpa, M.Si, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Aru. Mereka turut didampingi oleh sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) setempat.

Prosesi penyambutan dimulai dengan upacara penyambutan yang penuh khidmat. Rombongan Duta Besar Vatikan disambut dengan tradisi adat setempat serta pemberian bunga sebagai simbol penghormatan terhadap tamu agung tersebut. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Kepulauan Aru, mengingat Duta Besar Vatikan ini datang untuk meresmikan dua gereja besar yang menjadi kebanggaan umat Katolik di daerah tersebut.

Kehadiran Mgr. Piero Pioppo bukan hanya sebagai bagian dari misi diplomatik, tetapi juga dalam rangka meresmikan dua gereja penting bagi umat Katolik di Kepulauan Aru. Gereja Santo Yosep dan Gereja Santa Maria de Fatima Dobo yang akan diresmikan pada kesempatan tersebut memiliki arti penting, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol kerukunan antarumat beragama dan peningkatan kualitas kehidupan rohani masyarakat setempat.

Bupati Timotius Kaedel menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan Duta Besar Vatikan yang merupakan bentuk perhatian dari Tahta Suci terhadap umat Katolik di wilayah Kepulauan Aru.

“Kami merasa sangat terhormat dan bangga dengan kedatangan Mgr. Piero Pioppo, yang telah jauh-jauh datang untuk meresmikan dua gereja ini. Semoga kehadiran beliau dapat mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dengan Tahta Suci Vatikan, serta membawa berkah bagi seluruh masyarakat kami,” ungkap Bupati Kaedel.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dengan mengedepankan prinsip-prinsip perdamaian, kerukunan, dan kebersamaan antar umat beragama.

Pos terkait