LAWAn-MENA-ng: 57 Orang MI Masih Duduki Jabatan Strategis, Dugaan “Storan” Warnai Mutasi Pejabat Maluku

Ambon, MalukuPost.com – Mutasi besar-besaran pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku kembali menuai sorotan. Dari 242 pejabat yang baru dilantik di lantai 7 kantor Gubernur, Rabu (3/9/2025), sebanyak 57 orang atau 23,6 persen diketahui masih berasal dari lingkaran mantan Gubernur Murad Ismail.

Ironisnya, mereka tidak tersingkir, melainkan justru dipertahankan pada jabatan strategis. Hanya terjadi pergeseran posisi antar-unit, sehingga dominasi orang-orang dekat MI tetap terjaga.

Nama Sekda Maluku, Sadali Ie, dan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, James Leiwakabessy, disebut-sebut menjadi aktor penting dalam mengatur proses mutasi. Informasi yang berkembang menyebutkan, beberapa hari sebelum pelantikan, James bahkan telah memberi sinyal kepada bawahannya bahwa “Semua Kabid akan diganti.”

Tak berhenti di situ, sumber internal menyebutkan, dugaan adanya “storan” atau setoran uang demi meluluskan pejabat tertentu dalam mutasi. Beberapa sumber internal birokrasi menilai, praktik ini mempertegas bahwa mutasi pejabat bukan lagi soal meritokrasi dan kinerja, melainkan sarat dengan kepentingan dan transaksi politik.

57 nama pejabat yang dilantik pun tak asing bagi publik salah satunya, Anissa Adk Kandung MI. Tersebar di berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, keuangan, hingga infrastruktur.

1. Abdullah Leurima – Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Gugus Pulau II Seram Bagian Barat Provinsi Maluku

2. Aldy Malok – Kepala UPTD Balai Budidaya Laut Dobo Provinsi Maluku

3. Aminah Zulhisna Peluw – Kepala Seksi Pengaturan dan Pembinaan pada Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku

4. Anisah – Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku

5. Anwar Pelu, S.Sos – Kepala Bidang Dana Perimbangan dan Pendapatan Lain-Lain pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku

6. Arif Uar – Kepala UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Maluku

7. Asmain Pelu – Kepala Bagian Umum dan Keuangan pada Sekretariat DPRD Maluku

8. Benhard George Ilela – Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Maluku

9. Dahniar Marasabessy – Kepala UPTD Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Regional I Provinsi Maluku

10. Daiwan Umasangadji – Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Provinsi Maluku

11. Derita Yati Joisangadji – Kepala Bagian Kerjasama pada Biro Pemerintahan Setda Maluku

12. Dessy Liliani Sukur – Kepala UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Huke Ina Provinsi Maluku

13. Farid Hatala – Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Maluku

14. Gerry Lainsamputty – Kepala Bidang Pengelola Aset Daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Maluku

15. Gies Saimima – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Provinsi Maluku

16. Hadijah Latuconsina – Kepala Bidang Pelayanan pada RSUD Dr. M. Haulussy Provinsi Maluku

17. Hendra Parry – Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Balai Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku

18. Imelda Rivani Kulla – Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum pada Sekretariat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku

19. Jessy Riady Timisela – Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Gugus Pulau III Seram Utara Provinsi Maluku

20. Juwita Wulandari Bantam – Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat pada Satpol PP Provinsi Maluku

21. La Anwar Sampulawa – Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur Provinsi Maluku

22. Linley Jerry Pattinama – Kepala Bidang Prasarana dan Pembiayaan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku

23. Manun Saulatu – Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Maluku

24. Marganda Pakpahan – Kepala Sub Bidang Sistem Informasi dan Manajemen Keuangan Daerah pada BPKAD Provinsi Maluku

25. Moh. Reza Marasabessy – Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik pada Diskominfo Provinsi Maluku

26. Mohamad Idno Sahabudin – Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional pada BPSDM Provinsi Maluku

27. Mohamad Taib Bandjar – Kepala Bidang Monitoring dan Evaluasi pada BPPD Provinsi Maluku

28. Muhamat Tuasamu – Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas dan Pemberdayaan pada Bidang Linmas Satpol PP Provinsi Maluku

29. Muhammad Irzal Hukom – Kepala Bidang Layanan, Pembinaan Perpustakaan, dan Kegemaran Membaca pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maluku

30. Muhidin Wael – Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan Pariwisata pada Dinas Pariwisata Maluku

31. Muhijaty Tuanaya – Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada BPBD Provinsi Maluku

32. Mufli Tuanaya – Kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih/Bibit Pertanian dan Peternakan Provinsi Maluku

33. M Saddad Pawa – Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Masohi, Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku

34. Nailah – Kepala Bagian Pengelolaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Maluku

35. Niny Suryany Murny Salampessy – Kepala UPTD KPH Ambon Provinsi Maluku

36. Nisma Mualo – Kepala Bagian Urusan Rumah Tangga pada Biro Umum Setda Maluku

37. Nursia La Amo – Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Namlea, Kabupaten Buru Provinsi Maluku

38. Nurista Anna Khouw – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku

39. Oslan Pribadi Laitupa – Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Gugus Pulau X Kepulauan Tanimbar Provinsi Maluku

40. Rahman Ali – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Namlea, Kabupaten Buru Provinsi Maluku

41. Rifai Waleuru – Kepala Bidang Aplikasi Informatika pada Diskominfo Provinsi Maluku

42. Riki Subhan Latuconsina – Kepala Seksi Kelautan pada Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Gugus Pulau V Seram Bagian Selatan

43. Rivai Notanubun – Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas PUPR Provinsi Maluku

44. Rosida Umarella – Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Maluku

45. Rusman Tanamal – Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan

46. Rustam Efendi Tuasamu – Kepala Seksi Pemeriksaan Norma K3 pada UPTD Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Regional II

47. Saiful Imran Sanaky – Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis pada BPSDM Provinsi Maluku

48. Salima Kiat – Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat dan Bina Potensi Masyarakat pada Satpol PP Provinsi Maluku

49. Sapriany Tuarita – Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada Biro Perekonomian Setda Provinsi Maluku

50. Sentot Hajar Sasongko – Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Pelayanan Pendapatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku

51. Sofyan Marasabessy – Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Provinsi Maluku

52. Suheni – Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset pada Biro Umum Setda Maluku

53. Syahrir Ambon – Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Tual, Kota Tual Provinsi Maluku

54. Syahrul Ramdani Tatuhey – Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum pada Dinas PUPR Provinsi Maluku

55. Taslim Salampessy – Kepala UPTD Balai Budidaya Ikan Pantai Masika Jaya Provinsi Maluku

56. Yuspi Iskandri Tuarita – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Provinsi Maluku

57. Zenny Tawakal – Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Ambon, Kota Ambon Provinsi Maluku.

Daftar nama panjang pejabat yang baru dilantik semakin menegaskan bahwa dominasi kelompok lama tetap kuat di tubuh birokrasi Pemprov Maluku.

Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Alih-alih menghadirkan wajah birokrasi baru yang profesional, mutasi ini justru memperlihatkan pola lama, dominasi kelompok tertentu, pertukaran kepentingan, dan dugaan praktik transaksional.

Publik kini menunggu jawaban dari Gubernur Maluku, apakah berani mengambil langkah tegas untuk mengikis dominasi jaringan lama dan membersihkan dugaan praktik transaksional dalam birokrasi, atau justru membiarkan wajah lama terus bercokol di kursi strategis pemerintahan.

Pos terkait