Dobo, Kepulauan Aru – Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menerima kunjungan tim dari Komnas HAM Provinsi Maluku terkait masalah pembayaran beasiswa yang tertunda, yang berimbas pada terhambatnya kelanjutan pendidikan ratusan mahasiswa asal Kepulauan Aru. Tim yang dipimpin oleh Kepala Kantor Sekretariat Komnas HAM Provinsi Maluku, Edy Sutichno, menyambangi Bupati Kaidel di Kantor Bupati pada Rabu (1/10/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kaidel menyampaikan apresiasi kepada Komnas HAM atas upaya mereka dalam menangani masalah hak pendidikan yang tengah dihadapi oleh para mahasiswa Aru. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru siap mengikuti proses mediasi yang akan diselenggarakan oleh Komnas HAM, dengan harapan agar penyelesaian masalah tunggakan beasiswa ini dapat segera teratasi.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru mengucapkan terima kasih kepada Komnas HAM yang telah datang untuk membantu kami dalam mencari solusi terkait masalah ini. Kami siap mengikuti mediasi yang akan diselenggarakan oleh Komnas HAM untuk menyelesaikan persoalan tunggakan beasiswa yang saat ini mengganggu kelanjutan pendidikan anak-anak kami,” ujar Bupati Kaidel.
Bupati juga menegaskan bahwa pemenuhan hak pendidikan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa asal Kepulauan Aru, adalah salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Menurut Kaidel, pendidikan yang berkualitas adalah salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah.
Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Maluku, Edy Sutichno, mengungkapkan bahwa pihaknya optimis masalah pembayaran beasiswa akan segera dapat diselesaikan dengan baik. Mediasi yang akan dipimpin oleh Komisioner Komnas HAM diharapkan dapat mempertemukan semua pihak yang berkepentingan dan menemukan solusi yang terbaik bagi mahasiswa Aru.
“Kami sangat optimis bahwa masalah ini bisa segera tertangani. Mediasi akan segera dilaksanakan untuk memastikan hak pendidikan mahasiswa Aru dapat dipenuhi dan mereka dapat melanjutkan pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Edy Sutichno juga berharap agar Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Kepulauan Aru dapat terus mendukung proses mediasi, dan memastikan bahwa tidak ada lagi hambatan yang menghalangi pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Kepulauan Aru.
Komitmen Bupati dan DPRD Aru terhadap Pendidikan
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, legislatif, maupun Komnas HAM, diharapkan masalah ini dapat segera selesai dan mahasiswa asal Aru bisa melanjutkan perkuliahan tanpa ada hambatan lebih lanjut. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak pendidikan bagi seluruh warganya, agar generasi muda dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Keseriusan dalam penyelesaian masalah ini, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Kepulauan Aru dan menciptakan peluang bagi para mahasiswa untuk meraih masa depan yang lebih baik.


