Ambon, Malukupost.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-3 tingkat Negeri Laha digelar di Dusun Air Serkun, Jumat, (24/10/2025), dengan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, membuka acara tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Raja Negeri Laha, Kabag Kesra Kota Ambon, perwakilan Lanud Pattimura, Ketua MUI Kota Ambon, Ketua IKDI Provinsi Maluku, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dewan hakim, dan peserta MTQ.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-3, Abi Azhar, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Pemerintah Negeri Laha Nomor 18/SK/R.Negeri Laha/LH/2025 tentang pembentukan panitia pelaksana MTQ.
MTQ tahun ini mengusung tema “Membangun Generasi Qurani Menuju Negeri Laha Maju dan Bermartabat” dan diikuti peserta dari tujuh TPA dan empat majelis taklim se-Negeri Laha. Kompetisi berlangsung selama tiga hari, mulai 24–26 Oktober 2025, dengan delapan cabang lomba, yakni Tilawatil Qur’an, Tartil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Hafiz Qur’an, Da’i Cilik, Azan, dan Qasidah.
Pelaksanaan MTQ ke-3 Negeri Laha mendapat dukungan APBN 2025, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, anggota DPR RI, DPRD Provinsi Maluku, DPRD Kota Ambon, serta kontribusi dari pelaku usaha dan masyarakat setempat.
“Event ini telah menjadi kegiatan tahunan yang bisa terlaksana berkat bantuan berbagai pihak, khususnya dukungan dana desa. Semoga Negeri Laha dapat menjadi contoh bagi negeri-negeri lain dalam memberikan wadah bagi generasi muda untuk berkarya dan mengasah kemampuan,” ujar Abi Azhar.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Negeri Laha dan masyarakat atas komitmen mereka melestarikan nilai-nilai keagamaan melalui MTQ.
“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita semua dapat hadir dalam keadaan sehat pada acara pembukaan MTQ Negeri Laha ke-3 tahun 2025 ini. Kegiatan ini patut kita syukuri karena telah menjadi tradisi yang terus dilestarikan,” ujar Ely.
Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai spiritual kepada generasi muda. Menurutnya, penguatan budaya membaca dan mengamalkan Al-Qur’an merupakan langkah nyata membentengi moral generasi penerus.
“Melalui MTQ ini, kita tidak hanya mengembangkan syiar Islam dan mengagungkan kalam ilahi, tetapi juga memperkuat keimanan serta memperluas fungsi edukatif Al-Qur’an bagi umat Islam,” tambah Ely.
Wakil Wali Kota juga menegaskan, kegiatan keagamaan sejalan dengan salah satu dari 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon, yakni memperkuat peran lembaga keagamaan serta memberikan perhatian kepada penjaga rumah ibadah.
“Negeri Laha adalah satu-satunya negeri yang secara rutin menyelenggarakan MTQ di tingkat desa. Ini sebuah kebanggaan yang patut dijaga,” tegas Ely.
Sementara itu, Raja Negeri Laha mengimbau peserta MTQ untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.


