Elektrifikasi Maluku Capai 98,3 Persen, PLN Target Tuntas 2029

Ambon, MalukuPoat.com – Rasio elektrifikasi di Provinsi Maluku terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Januari 2026, capaian elektrifikasi telah mencapai 98,3 persen dari total 1.235 desa dan kelurahan yang tersebar di wilayah kepulauan tersebut.

Hal ini disampaikan Senior Manager Transmisi dan Distribusi PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Gamal Rizal Kambey, usai rapat bersama Komisi II dan Komisi III DPRD Maluku di Ambon, Kamis (5/3/2026).

Menurut Gamal, dari total 1.235 desa dan kelurahan di Maluku, sebanyak 1.110 desa telah teraliri listrik PLN, sementara masih terdapat 125 desa yang belum menikmati layanan listrik.

“Berdasarkan roadmap yang telah disusun, kami menargetkan seluruh desa di Maluku sudah terlistriki pada tahun 2029,” ujarnya.

Ia menjelaskan, capaian elektrifikasi di sejumlah kabupaten dan kota di Maluku bervariasi. Di Maluku Tengah rasio elektrifikasi sudah mencapai 98,44 persen. Sementara di Seram Bagian Timur mencapai 96,62 persen dengan 11 desa yang belum berlistrik.

Untuk Maluku Tenggara tercatat 93,23 persen dengan lima desa belum teraliri listrik. Sedangkan di Kabupaten Kepulauan Aru rasio elektrifikasi masih 72,47 persen atau sekitar 70 desa belum berlistrik.

Di Kabupaten Kepulauan Tanimbar capaian elektrifikasi mencapai 91,61 persen dengan delapan desa tersisa. Sementara Kota Tual telah mencapai 99,03 persen dengan tiga desa belum berlistrik.

Adapun di Maluku Barat Daya rasio elektrifikasi mencapai 87,62 persen dengan sekitar 20 desa belum teraliri listrik. Di Buru Selatan masih tersisa empat desa yang belum berlistrik, sedangkan di Kabupaten Buru tinggal satu desa yang belum terjangkau jaringan listrik. Sementara itu, Kota Ambon telah mencapai rasio elektrifikasi 100 persen.

Untuk tahun 2026 ini, PLN juga tengah melaksanakan pembangunan jaringan listrik di delapan desa yang tersebar di beberapa wilayah Maluku.

Di antaranya Dusun Serli Lama, Desa Serliki, Pulau Marsela di Kabupaten Maluku Barat Daya. Selain itu, Dusun Batirarweo dan Dusun Batitukunatak di Desa Batikelwou, Kecamatan Tutuktolu, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Pembangunan jaringan listrik juga dilakukan di Dusun Wamsar, Desa Wamana Baru, Kecamatan Fenalaisela, Kabupaten Kabupaten Buru serta Desa Moning di Kecamatan Wetar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya.

“Ini sementara progres pekerjaan di lapangan,” kata Gamal.

Ia menegaskan, pembangunan elektrifikasi di Maluku akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh desa di provinsi kepulauan itu dapat menikmati layanan listrik pada 2029 mendatang.

Pos terkait