Ambon, MalukuPost.com — Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melakukan tambahan penyaluran atau ekstra dropping minyak tanah bersubsidi sebanyak 1,3 juta liter di sejumlah provinsi di wilayah Papua dan Maluku menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan tambahan penyaluran minyak tanah tersebut telah dikoordinasikan bersama pemerintah daerah setempat.
“Tambahan penyaluran atau ekstra dropping ini sudah kami koordinasikan bersama pemerintah daerah untuk memastikan minyak tanah subsidi ini disalurkan secara tepat dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini menjadi komitmen kami memberikan layanan sepenuh hati pada bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima media ini di Ambon, Minggu (15/3/2025).
Ia menjelaskan, untuk Provinsi Papua disiapkan tambahan sebanyak 130 ribu liter yang didistribusikan di Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Waropen, serta Kabupaten Biak Numfor.
Sementara di Provinsi Papua Barat Daya disalurkan tambahan 125 ribu liter yang didistribusikan di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, dan Kabupaten Raja Ampat.
Di Provinsi Papua Barat, Pertamina menyalurkan tambahan 50 ribu liter yang difokuskan untuk Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Fakfak. Selanjutnya di Provinsi Papua Tengah terdapat tambahan sebanyak 64 ribu liter yang didistribusikan di Kabupaten Mimika, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Dogiyai.
Untuk wilayah Maluku, Pertamina menambah suplai minyak tanah sebanyak 580 ribu liter yang disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota. Sedangkan di Provinsi Maluku Utara disiapkan tambahan sebesar 376 ribu liter yang juga didistribusikan ke seluruh daerah di provinsi tersebut.
Menurut Awan, penyaluran minyak tanah tambahan dilakukan secara bertahap mulai 12 Maret hingga mendekati Idulfitri, sekitar H-3 atau H-2, dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
“Seluruh penjualan minyak tanah tambahan ini dilakukan langsung di pangkalan minyak tanah dan kami pastikan dijual sesuai harga eceran tertinggi atau HET yang ditetapkan pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pertamina terus menjaga stok minyak tanah selama masa Ramadan dan Idulfitri, baik di tingkat terminal BBM maupun di tingkat agen dan pangkalan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir dan diimbau membeli minyak tanah sesuai kebutuhan. Kami juga akan terus melakukan pengecekan berkala bersama instansi terkait dan pemerintah daerah untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali,” katanya.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.


