Ambon, MalukuPost.com – Perumdam Tirta Yapono menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan cepat kepada pelanggan, menyusul gangguan distribusi air bersih yang terjadi di kawasan Batu Gantung, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, yang dikeluhkan warga RT005/RW003.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima, menjelaskan bahwa gangguan pasokan air disebabkan oleh pipa distribusi yang pecah akibat tertimbun sampah material berupa pecahan beton dan timbunan sampah lainnya. Kerusakan tersebut menghambat aliran air ke rumah-rumah warga.
“Begitu laporan dari Ketua RT diterima, staf kami langsung turun ke lapangan untuk menelusuri penyebab gangguan. Setelah ditemukan titik kerusakan di area Mangga Dua, kami segera melakukan perbaikan,” jelas Saimima diruang kerjanya, Selasa (03/03/2026).
Ia menegaskan, pipa yang pecah bukan disebabkan oleh usia pipa yang sudah tua. Menurutnya, pipa tersebut baru diperbaiki sekitar tiga tahun lalu dan masih dalam kondisi baik. Namun, tekanan dari timbunan sampah material menyebabkan pipa tidak mampu menahan beban.
“Atas instruksi kami, Divisi Distribusi langsung menangani perbaikan. Puji Tuhan, sekitar pukul 15.00 WIT, perbaikan selesai dan aliran air ke wilayah Batu Gantung kembali berjalan normal,” ujarnya.
Saimima juga membantah anggapan bahwa Perumdam Tirta Yapono mengabaikan keluhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk menjadi perhatian serius dan ditindaklanjuti sesuai prosedur pelayanan.
“Bukan benar jika dikatakan kami tidak peduli. Sistem pelayanan kami mengutamakan respons cepat. Hanya saja, di lapangan kadang dibutuhkan waktu untuk menemukan sumber persoalan,” tegasnya.
Selain itu, Saimima mengimbau masyarakat untuk turut menjaga lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan di sekitar jalur pipa air, karena hal tersebut dapat merusak fasilitas distribusi dan merugikan banyak pihak.
Sebagai bentuk keterbukaan dan kemudahan akses pengaduan, Perumdam Tirta Yapono juga membuka ruang komunikasi langsung bagi pelanggan.
“Jika ada persoalan mendasar terkait layanan air bersih, pelanggan dapat melaporkan secara langsung melalui akun media sosial Facebook dan TikTok resmi Perumdam Tirta Yapono,” tambahnya.
Dengan langkah tersebut, Perumdam Tirta Yapono berharap setiap keluhan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan transparan, demi memastikan hak pelanggan atas air bersih tetap terpenuhi.


